Universitas Airlangga Official Website

Dua Tim UNAIR Lolos Kontes Robot Terbang Indonesia 2025

Dekan FTMM UNAIR Prof Dr Retna Apsari MSi meninjau pesawat tanpa awak karya tim Komunitas Robotika Universitas Airlangga (KOMBO UA) di workshop FTMM, Kamis (9/10/2025). Kunjungan ini menjadi bagian dari pelepasan tim menuju ajang Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2025. (Foto: FTMM UNAIR)
Dekan FTMM UNAIR Prof Dr Retna Apsari MSi meninjau pesawat tanpa awak karya tim Komunitas Robotika Universitas Airlangga (KOMBO UA) di workshop FTMM, Kamis (9/10/2025). Kunjungan ini menjadi bagian dari pelepasan tim menuju ajang Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2025. (Foto: FTMM UNAIR)

UNAIR NEWS – Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) Universitas Airlangga (UNAIR) melaksanakan pelepasan dua tim robotnya dalam seleksi nasional Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2025. Kedua tim tersebut yakni Akasa Gandiwa pada divisi Racing Plane dan Dwi Cakra pada divisi Technology Development. Pelepasan berlangsung di gedung Workshop Kampus MERR-C UNAIR.  

Komitmen UNAIR Wujudkan Praktik Inovasi

Pengumuman kelolosan kedua tim tercantum dalam Surat Nomor 3885/B2/DT.01.02/2025 tertanggal 4 Oktober 2025 dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Sebelumnya, FTMM mengirimkan empat tim robot dalam seleksi regional yang berlangsung di Lapangan Aeromodelling TNI AU Raci, Pasuruan, dan workshop Kampus C UNAIR pada 29 September–2 Oktober 2025. 

Jajaran pimpinan FTMM berfoto bersama Komunitas Robotika Universitas Airlangga yang akan berlaga di KRTI 2025 di Universitas Andalas, Padang. Kamis (9/10/2025). (Foto: FTMM UNAIR)

Dua tim lainnya, yakni Akasena dalam divisi Fixed Wing dan Tesserax di divisi Technology Development, belum berhasil lolos setelah mengalami kendala teknis. Berbeda dari hal tersebut, ketua Tim Akasa Gandiwa, Muhammad Alvarezi Usamah, mahasiswa Teknologi Rekayasa Kecerdasan Buatan (TRKB) 2023, menyampaikan bahwa persiapan timnya telah dilakukan sejak Maret 2025. Ia mengaku seleksi wilayah berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

“Persiapan tahun ini jauh lebih matang dari sebelumnya. Kami berhasil take off dengan baik dan menyelesaikan misi terbang dalam 16 detik, waktu yang cukup cepat sebenarnya,” ujar Alvarezi.

Menjelang kompetisi nasional, tim Akasa Gandiwa berencana melakukan modifikasi komponen elektrikal untuk meningkatkan performa.

Dukungan Kuat UNAIR ke Pada Para Peserta

Sementara itu, Prof Dr Retna Apsari MSi, Dekan FTMM UNAIR, secara resmi melepas keberangkatan tim Komunitas Robotika Universitas Airlangga (KOMBO UA) menuju ajang KRTI 2025. Pelepasan berlangsung di workshop FTMM pada Kamis (9/10/2025). “Selamat jalan dan selamat berjuang. Do the best. Kita bisa,” pesan Prof Retna saat memberikan sambutan.

KRTI 2025 akan berlangsung di Universitas Andalas, Kota Padang, Sumatera Barat, pada 16–21 Oktober 2025. Kompetisi akan berlangsung di Landasan Udara Sutan Sjahrir, Kota Padang.

Meski baru berusia lima tahun, FTMM UNAIR terus menunjukkan kiprahnya di kancah nasional dan internasional. Melalui ajang ini, tim Akasa Gandiwa dan Dwi Cakra berharap dapat mengharumkan nama UNAIR di tingkat nasional.

Penulis: Samudra Luhur

Editor: Ragil Kukuh