Universitas Airlangga Official Website

Edukasi serta Pendampingan Copywriting UMKM oleh BBK 7 Dukung SDGs Desa 8, 9, dan 17

Penyampaian Materi Copywriting UMKM di Balai Desa Kemasantani, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Selasa (27/01/2026) (Foto: Dok. Tim)
Penyampaian Materi Copywriting UMKM di Balai Desa Kemasantani, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Selasa (27/01/2026) (Foto: Dok. Tim)

UNAIR NEWS – Mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) yang tergabung dalam program Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 menyelenggarakan kegiatan Edukasi dan Pendampingan Copywriting bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Desa Kemasantani. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (27/01/2026) bertempat di Balai Desa Kemasantani, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, sebagai upaya meningkatkan kapasitas pemasaran dan daya saing produk UMKM lokal.

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai pentingnya copywriting sebagai strategi branding dan pemasaran produk, khususnya di era digital. Copywriting dipahami sebagai seni merangkai kata yang jujur, menarik, dan persuasif untuk menonjolkan nilai serta manfaat produk, sehingga mampu membangun ketertarikan emosional konsumen. Melalui penguasaan copywriting, pelaku UMKM diharapkan tidak hanya menjual produk secara fungsional, tetapi juga menghadirkan pengalaman dan cerita di balik produk yang ditawarkan.

Tidak hanya bersifat teoritis, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi pendampingan praktik secara langsung. Para peserta didampingi untuk menyusun caption promosi produk UMKM masing-masing dengan bahasa yang dekat dengan target konsumen, menonjolkan keunikan produk, serta menyertakan ajakan membeli yang jelas. Metode pembelajaran dilakukan secara interaktif melalui diskusi dan praktik langsung sehingga peserta dapat segera mengaplikasikan materi yang diperoleh.

Melalui kegiatan Edukasi dan Pendampingan Copywriting UMKM ini, diharapkan pelaku UMKM mampu meningkatkan kualitas konten promosi di media sosial maupun platform digital lainnya. Dengan copywriting yang tepat, produk UMKM Desa Kemasantani diharapkan semakin dikenal, memiliki daya tarik yang lebih kuat, serta mampu mendorong peningkatan penjualan dan keberlanjutan usaha.

Kegiatan ini sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Desa, khususnya SDGs Desa 8 (Pertumbuhan Ekonomi Desa Merata) melalui penguatan kapasitas pelaku usaha, SDGs Desa 9 (Infrastruktur dan Inovasi Desa Sesuai Kebutuhan) melalui pemanfaatan strategi pemasaran digital yang inovatif, serta SDGs Desa 17 (Kemitraan untuk Pembangunan Desa) melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat.

Penulis: Tim BBK Kemasantani