Universitas Airlangga Official Website

Efek Induksi Pasca Pencabutan Gigi Kombinasi Ekstrak Daun Moringa Oleifera dan Demineralisasi Xenograft Tulang Sapi Kering-Beku

Foto by Halodoc

Setelah pencabutan gigi, resorpsi tulang alveolar terjadi secara alami, diikuti dengan remodeling tulang alveolar. Pembentukan Tulang alveolar ditandai dengan peningkatan kepadatan dan perluasan tulang trabecular. Pelestarian soket menggunakan kombinasi pemberian ekstrak daun Moringa oleifera dan demineralized freeze-dried bovine bone xenograft (DFDBBX) diharapkan dapat meningkatkan luas trabekula tulang alveolar dan dengan demikian mempercepat proses pembentukan tulang alveolar. ,sebagai penyangga gigi tiruan.

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan apakah  kombinasi ekstrak daun Moringa oleifera dan DFDBBX dapat meningkatkan luas trabekula tulang alveolar pada socket pencabutan gigi, sebagai penyangga gigi tiruan. Dengan pencabutan gigi seri kiri bawah, 56 Cavia cobaya dibagi menjadi delapan kelompok perlakuan sesuai untuk bahan  yang diberikan :polyethylene glycol (PEG), DFDBBX dan PEG, ekstrak daun Moringa oleifera dan PEG, dan kombinasi dari Ekstrak daun Moringa oleifera, DFDBBX, dan PEG. Pada hari ketujuh dan ketiga puluh, Cavia cobaya dikorbankan dan diperiksa.

Sampel histopatologi diwarnai dengan Hematoxylin-Eosin (HE) untuk mengevaluasi area trabekula, dan data dianalisis menggunakan  ANOVA satu arah dan Tukey HSD. Pada hari ketiga puluh, kelompok yang mendapat kombinasi ekstrak daun kelor dan DFDBBX memiliki area trabekula tulang alveolar terbesar. Kombinasi ekstrak daun Moringa oleifera dan DFDBBX yang diinduksi pada soket pencabutan gigi dapat meningkatkan luas trabekula tulang alveolar.

Penulis: Utari Kresnoadi, Najla Salsabila, Primanda Nur Rahmania dan Nobuhiro Yoda

Riwayat artikel: Diterima 29 November 2021; Revisi 21 November 2022; Diterima 12 Desember 2022 Pada Dental Journal/Majalahkedokteran Gigi, 2023, No2, Volume 56, hal 127-131, scopus Q4