Universitas Airlangga Official Website

Efek Kombinasi Kalsium Hidroksida dan Asam Elagat pada Viabilitas dan Proliferasi Sel Fibroblas

Efek Kombinasi Kalsium Hidroksida dan Asam Elagat pada Viabilitas dan Proliferasi Sel Fibroblas

Kalsium hidroksida (Ca(OH)2) merupakan material gold standard untuk perawatan pulp capping yang mempunyai sifat anti bakteri. Kalsium hidroksida bila kontak dengan pulpa perforasi menyebabkan nekrosis pada permukaan jaringan karena pH tinggi. Karbonat apatit (CO3Ap ) adalah material yang biokompatibel yang mempunyai kemampuan membawa dan melepaskan obat larutan phosphate buffered saline yang berfungsi mengatur pH dan keseimbangan osmolaritas sel. Ion karbonat mengganti anion apatit dalam lingkungan biologi, menyebabkan adesi, proliferasi dan aktivitas metabolic dalam regenerasi sel. Penggunaan kombinasi CO3Ap dan Ca(OH)2 tidak hanya dapat menstimulasi mineralisasi dentin dengan membentuk dentin reparative tetapi juga mengganti kalsium dan fosfat pada gigi vital yang rusak.

Ellagic acid  (EA) adalah senyawa bioaktif fenolik. dan flavonoid yang alami. Penelitian terdahulu menunjukkan kandungan EA 1 – 3 % mempunyai aktivitas anti inflamasi, anti oksidan, imunomodulator, anti kanker, anti tumor. Campuran Ca(OH)  dan EA 3 % meningkatkan viabilitas  sel fibroblas dan EA 12,5 % dapat menghambat pertumbuhan Enterococcus faecalis.

Penelitian ini bertujuan untuk mengkombinasikan Ca(OH)2 and CO3Ap dengan beberapa proporsi yang bervariasi dengan larutan EA 12,5 % untuk menentukan efek material terhadap sitotoksisitas dan proliferasi sel fibroblas.

Penelitian ini menggunakan sel baby hamster kidney-21 (BHK21) fibroblast cell line. Kelompok penelitian terdiri dari beberapa rasio Ca(OH)2 :CO3Ap sebagai berikut : 100%:0%; 60%:40%; 50%:50%; 25%:75% dan 12.5%:87.5%. Semua rasio dicampur dengan larutan 12.5 % EA dengan perbandingan 1 : 1. Semua kelompok dilakukan uji sitotoksisitas dengan MTT assay dan diukur dengan ELISA reader.

Hasil menunjukkan bahwa kelompok 3 (50% CO3Ap) menunjukkan prosentase viabilitas sel fibroblas paling tinggi setelah 24 jam dan 72 jam. Kelompok 5 (87.5% CO3Ap) menunjukkan prosentase viabilitas sel fibroblas paling rendah setelah 24 jam dan 72 jam. Uji Tukey’s post hoc menunjukkan perbedaan yang bermakna pada kelompok 3 dan Kelompok 5 (p<0.05).

Kombinasi Ca(OH)2 and CO3Ap dengan rasio 60:40, 50:50, and 25:75 dicampur larutan EA 12,5 % menunjukkan viabilitas dan proliferasi sel fibroblas tinggi. Penelitian ini membuktikan bahwa kombinasi tersebut tidak toksik dan dapat menstimulasi proliferasi sel pulpa. Kombinasi ini mempunyai karakteristik ideal sebagai kandidat material pulp capping.

Penulis: Intan Nirwana

Link: https://www.jidmr.com/journal/wp-content/uploads/2024/09/5-D24_3032_Catur_Septommy_Indonesia-Exp-1.pdf

Baca juga: Pengaruh Kombinasi Kalsium Hidroksida dengan Ekstrak Propolis terhadap Penurunan Rasa Nyeri