Pola makan global telah mengalami transformasi signifikan akibat kemajuan teknologi dan globalisasi, yang mengarah pada gaya hidup sedentary dan lonjakan konsumsi makanan berkalori tinggi. Diantaranya, sirup jagung fruktosa tinggi (HFCS) telah muncul sebagai pemanis utama dalam produksi makanan dan minuman, sehingga meningkatkan kekhawatiran akan implikasi kesehatannya. Sirup jagung fruktosa tinggi (HFCS) yang berlebihan menyebabkan gangguan metabolisme yang ditandai dengan penurunan ekspresi GLUT-2 pankreas dan peningkatan ekspresi GLUT-2 hati. Olah raga dilaporkan menjadi terapi non farmakologi untuk memperbaiki gangguan metabolisme.
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan perbedaan intensitas olahraga terhadap perubahan ekspresi GLUT-2 pankreas dan hati pada tikus yang diinduksi fruktosa tinggi. Sebanyak 36 ekor mencit (Mus musculus) jantan dengan berat badan 20-30 gram, berumur 8 minggu, dibagi secara acak menjadi 4 kelompok: C (Kontrol; n = 9), G1 (latihan renang intensitas ringan; n = 9) , G2 (latihan renang intensitas sedang; n = 9), dan G3 (latihan renang intensitas berat; n = 9). Semua kelompok diberi larutan fruktosa 30% secara oral (oral ad libitum) selama 8 minggu. Sedangkan latihan renang diberikan 3×/minggu selama 8 minggu dengan tiga intensitas berbeda. Ekspresi GLUT-2 pankreas dan hati diukur menggunakan imunohistokimia (IHC) dan hasil pengukuran ekspresi GLUT-2 pankreas dan hati dievaluasi menggunakan Immunoreactive Score (IRS). Analisis berat badan menggunakan one way ANOVA yang dilanjutkan dengan uji post hoc Tukey’s Honest Significant Difference (HSD) menunjukkan bahwa G2 menurunkan berat badan secara signifikan dibandingkan dengan C, G1, dan G3 (p ≤ 0,05). Analisis statistik dilakukan dengan uji non parametrik Kruskal-Wallis dan dilanjutkan dengan Uji Mann-Whitney U dengan taraf signifikan 5%.
Data menunjukkan bahwa G2 secara signifikan meningkatkan ekspresi GLUT-2 pankreas dan menurunkan ekspresi GLUT-2 hati dibandingkan dengan C, G1, dan G3 (p ≤ 0,05). Kesimpulannya, olahraga dengan intensitas sedang mempunyai efek paling optimal dalam meningkatkan ekspresi GLUT-2 pankreas dan menurunkan ekspresi GLUT-2 hati. Implikasi yang bisa dikuatkan adalah perlu penelitian lanjutan pada manusia untuk memvalidasi temuan pada penelitian ini.
Ditulis oleh: Purwo Sri Rejeki
Link: https://recyt.fecyt.es/index.php/retos/article/view/104464
Baca juga: Pengaruh Olahraga Intesitas Sedang Terhadap Kepadatan Tulang





