Universitas Airlangga Official Website

Eksploitasi dan Pelecehan Seksual Anak Secara Daring

Ilsutrasi pelecehan seksual (foto: dok istimewa)

Penelitian ini bertujuan mengkaji eksploitasi dan tindak kekerasan pada anak dan remaja secara online (di dunia maya). Tujuan khusus penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor kerentanan yang menjadikan anak dan remaja mengalami online child sexual exploitation and abuse (OCSEA) dan mengidentifikasi langkah-langkah penanganan untuk mencegah dan mengatasi OCSEA. Penelitian analisis literatur sistematis ini penting dilakukan karena sejauh ini kajian tentang OCSEA masih memiliki kelemahan diantaranya keterbatasan prevalensi dan bukti empiris terkait masalah OCSEA.

Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur sistematis (systematic literature review). Pelaksanaan tahapan penelitian mengikuti kreteria yang disebut PICO (population, intervention, comparison, outcome), dengan mempertimbangkan penggunaan istilah, menerapkan kreteria inklusi dan esklusi dan pengumpulan data melalui metode PRISMA.

Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor-faktor kerentanan anak dan remaja mengalami OCSEA adalah faktor usia muda, persepsi, komunikasi, ekonomi, aksesbilitas, stabilitas emosi, populasi, gender, pengawasan orang tua, dan pengetahuan anak dalam menggunakan internet. Hasil analisis juga menunjukkan bahwa upaya penanganan OCSEA masih pada tahapan menyusun kerangka kerja. Meski sudah ada kebijakan yang relevan dalam upaya menangani OCSEA, tetapi perlu untuk membuat undang-undang baru yang lebih komprehensif dan eksplisit dalam menangani OCSEA.

Artikel :
Novianti, N. & Chusairi, A. (2024). Online Child Sexual Exploitation and Abuse (OCSEA) of children and adolescents: A Systematic Literature Review. Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi, 29(2).

Link :
https://doi.org/10.20885/jstl.vol29.iss2.art7