Cedera sumsum tulang belakang (CST) adalah kondisi yang berdampak besar pada kualitas hidup pasien, dengan dampak yang luas secara klinis, sosial, dan ekonomi. Salah satu jenis cedera sumsum tulang belakang yang paling serius adalah cedera sumsum tulang belakang servikal traumatik (tCSCI), yang sering kali menyebabkan gangguan pada fungsi motorik dan sensori, serta dapat memengaruhi otot diafragma yang bertanggung jawab atas 65% fungsi pernapasan. Pasien dengan tCSCI cenderung memiliki prognosis yang buruk, dengan risiko tinggi mengalami komplikasi serius, termasuk pneumonia, yang memperburuk kondisi mereka. Pneumonia pada pasien tCSCI sering kali terkait dengan penggunaan ventilator mekanik jangka panjang dan trakeostomi, yang mempengaruhi lama rawat inap di ICU dan meningkatkan angka kematian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kejadian pneumonia, lama tinggal di ICU, dan angka kematian pada pasien tCSCI setelah menjalani operasi stabilisasi posterior di Rumah Sakit Dr. Soetomo, Surabaya.
Penelitian ini menggunakan desain retrospektif analitik, dengan data sekunder yang diperoleh dari rekam medis elektronik (EMR) pasien di Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Dr. Soetomo antara Januari 2023 hingga Januari 2024. Dari 89 pasien yang terdaftar, 38 pasien memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi untuk dianalisis. Kriteria inklusi adalah pasien berusia di atas 18 tahun, pasca operasi cedera servikal dengan stabilisasi posterior, dan dirawat di ICU. Pasien dengan sepsis yang sudah terdiagnosis sebelumnya, pengobatan konservatif, cedera otak berat, dan data yang tidak lengkap dikeluarkan dari analisis. Sebanyak 38 pasien yang dipilih memiliki karakteristik umum laki-laki (100%), dengan rata-rata usia 45,67 tahun.
Dari 38 pasien yang dianalisis, 21 pasien (55%) mengalami pneumonia, sementara 11 pasien (29%) meninggal dalam waktu 30 hari setelah operasi. Faktor-faktor yang memengaruhi kejadian pneumonia termasuk penggunaan vasopressor yang menunjukkan hubungan signifikan dengan kejadian pneumonia (p=0,003; OR 13,57). Sedangkan trakeostomi ditemukan sebagai faktor yang memengaruhi lama rawat inap di ICU dan mortalitas 30 hari, dengan p<0,001 untuk lama rawat inap dan p=0,012 (OR 7,61) untuk mortalitas. Rata-rata lama tinggal pasien di ICU adalah 10 hari, dengan total rata-rata waktu rawat inap rumah sakit adalah 29,82 hari. Faktor lain yang ditemukan memengaruhi hasil penelitian adalah jenis cedera servikal, dengan 42% pasien mengalami cedera pada tingkat servikal rendah (C5-C7), dan sebagian besar cedera disebabkan oleh jatuh dari ketinggian (63%). Penggunaan ventilator pasca operasi terjadi pada 92% pasien, dan 39% pasien memerlukan trakeostomi.
Data penelitian menunjukkan bahwa lama rawat inap di ICU lebih panjang pada pasien yang menjalani trakeostomi, yang berhubungan dengan angka kematian yang lebih tinggi dalam 30 hari pasca operasi. Selain itu, durasi operasi yang lebih lama (lebih dari 48 jam pada 76% pasien) juga berhubungan dengan peningkatan risiko komplikasi. Multivariat analisis statistik menunjukkan bahwa trakeostomi berperan signifikan dalam memperburuk prognosis, memperpanjang lama rawat inap di ICU, dan meningkatkan mortalitas.
Penelitian ini menyoroti pentingnya pengelolaan yang cermat pada pasien tCSCI, terutama dalam hal penggunaan vasopressor dan keputusan trakeostomi. Penggunaan vasopressor terbukti meningkatkan kejadian pneumonia, sementara trakeostomi memengaruhi lama tinggal di ICU dan angka kematian dalam 30 hari setelah operasi. Oleh karena itu, pengelolaan yang tepat terhadap penggunaan ventilator, keputusan waktu trakeostomi, serta manajemen vaskular dan pernapasan pada pasien tCSCI dapat secara signifikan memengaruhi hasil klinis dan prognosis pasien. Penelitian lebih lanjut dengan sampel yang lebih besar diperlukan untuk menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor risiko yang memengaruhi hasil pengobatan pada pasien tCSCI.
Penulis: Dr. Bambang Pujo Semedi, dr., SpAn-TI., Subsp. TI(K)., Subsp. An. Ped(K)
Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di:
https://learning-gate.com/index.php/2576-8484/article/view/3208
Wardhana WW, Semedi BP, Santosa DA, Hamzah, Christrijogo Sumartono W. Analysis of factors affecting the incidence of Pneumonia, length of stay in intensive care unit (ICU), and mortality in traumatic cervical spinal cord injury (tCSCI) patients after surgery. Edelweiss Applied Science and Technology. 2024;8(6):5438–45.





