UNAIR NEWS – Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) Banyuwangi memberikan fasilitas penghubung kampus baru. Layanan tersebut berupa mini commuter flash bagi mahasiswa maupun civitas akademika yang mulai hadir pada Senin (13/8/2025). Kendaraan tersebut melayani dari dan menuju Kampus Giri, Mojo, maupun Sobo secara gratis.
Hubungkan Antar Kampus FIKKIA UNAIR
Wakil Dekan Non Akademik, Dr. Mufasirin, drh., M.Sc. mengatakan mini commuter flash merupakan inisiasi FIKKIA UNAIR untuk memudahkan perpindahan proses belajar mengajar antar kampus. Terutama agar menghubungkan fasilitas FIKKIA yang terpisah dan bersifat terpadu seperti ruang kuliah atau laboratorium. Artinya dapat digunakan oleh semua program studi. Mulai dari S1 Akuakultur, S1 Kedokteran, S1 Kedokteran Hewan, S1 Kesehatan Masyarakat, ataupun Program Pendidikan Profesi Dokter Hewan. Dana pengelolaan layanan itu berasal dari internal universitas. Kedepan perlu ada dukungan lebih lanjut dari mitra FIKKIA.

“FIKKIA mempunyai beberapa Lokasi kampus, Sobo, Giri dan Mojo yang terpisah. Sehingga mahasiswa memerlukan sarana transportasi untuk menjangkau fasilitas di lokasi lain,” katanya.
Mengurangi Penggunaan Kendaraan Pribadi
Diawal, mini commuter flash hanya dilayani oleh satu kendaraan berjenis hiace. Selama sehari ada lima perjalanan dari Giri ke Sobo maupun Sobo ke Mojo. Sembilan dari Mojo ke Giri dan empat perjalanan dari Giri menuju Mojo. Dengan adanya layanan itu, mahasiswa dapat lebih terbantu terutama bagi yang belum memiliki kendaraan pribadi. Mengingat belum ada transportasi umum yang melewati semua kampus, kecuali kendaraan ojek online.
Tim driver akan mengutamakan bagi yang tidak membawa kendaraan pribadi, disabilitas, dan berkebutuhan khusus.
“Juga agar mahasiswa antar program studi tidak terkotak kotak dengan entitas lokasi kampus tertentu, tetapi menjadi bagian yang satu dari FIKKIA UNAIR,” tambahnya.
Dengan terus bertambahnya jumlah mahasiswa aktif yang hampir menyentuh 1000 mahasiswa tentu akan membutuhkan lebih banyak jumlah mini commuter flash. Dosen parasitologi veteriner tersebut juga menghimbau agar pengguna dapat menjaga ketertiban dan kondusifitas bersama penumpang lain.
“Terutama dengan menjaga norma dan etika berperilaku. Saling mengingatkan jika tidak mematuhi aturan termasuk memelihara fasilitasnya maupun tidak corat coret,” tutupnya.
Penulis: Azhar Burhanuddin
Editor: Ragil Kukuh Imanto





