Universitas Airlangga Official Website

FKM UNAIR dan WVI Gelar Peringatan HAN 2025, Libatkan 1000 Anak Menuju Indonesia Emas 

Puncak acara peringatan Hari Anak Nasional 2025 pada Sabtu (26/7/2025) (foto: dok. Istimewa).
Puncak acara peringatan Hari Anak Nasional 2025 pada Sabtu (26/7/2025) (foto: dok. Istimewa).

UNAIR NEWS – Dalam rangka mempersiapkan anak-anak dalam menghadapi masa depan dan menghadapi tantangan, Universitas Airlangga (UNAIR) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) berkolaborasi dengan WAHANA VISI Indonesia (WVI) menyelenggarakan acara puncak peringatan Hari Anak Nasional 2025. Kegiatan ini bertajuk Listen to the Future, Grow Up and Show Up pada Sabtu (26/7/2025). Acara yang berlangsung di gedung Airlangga Convention Center, Kampus Merr-C UNAIR ini menghadirkan 1000 anak dengan demografi usia 13-18 Tahun. 

Komitmen Bersama 

Kegiatan ini berlangsung meriah, hadir juga jajaran pemimpin UNAIR, Wahana Visi Indonesia, KPAI hingga Pemerintah Kota. Yonny M C Noya, selaku Wahana Visi Indonesia menekankan pentingnya pergaulan yang baik dan ajakan untuk senantiasa beribadah serta belajar dengan sungguh-sungguh. Nilai-nilai tersebut ia harapkan mampu menjadi pondasi karakter anak-anak agar tumbuh menjadi generasi kuat dan berintegritas.

Wakil Rektor UNAIR Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni, Prof Ir Mohammad Amin Alamsjah M Si Ph D, turut menyampaikan apresiasi atas kolaborasi FKM UNAIR dengan WVI. Ia mengungkapkan bahwa anak-anak yang hadir saat merupakan pemimpin masa depan yang membuktikan kemajuan indonesia masa depan. 

Puncak acara peringatan Hari Anak Nasional 2025 pada Sabtu (26/7/2025) (foto: dok. Istimewa).

“Anak-anak bukan hanya masa depanbangsa, tetapi juga bagian penting masa kini yang perlu kita jaga, sehingga nantinya mereka bisa berkiprah sebagaimana kemampuan yang mereka miliki,” lanjutnya. 

Selaras dengan itu, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengapresiasi tema kegiatan yang relevan dengan arah pembangunan bangsa, yakni menuju Indonesia Emas 2045. Ia menyatakan bahwa seluruh anak Indonesia, apapun latar belakangnya, harus dilindungi dan diberi hak yang setara tanpa diskriminasi.

Keseruan Acara

Tak sekadar itu, dalam kegiatan ini juga berlangsung dengan aksi cuci tangan bersama. Terdapat berbagai booth edukatif dari berbagai lembaga seperti FKM UNAIR, Ecoton, Forum Anak, hingga WVI. Anak-anak juga ikut terlibat di acara ini dalam memberikan penampilan kreatif, seperti tari saman, pencak silat, band lokal, cheerleaders, hingga drama musikal.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga memberikan pengalaman belajar dan ruang interaksi positif bagi anak-anak yang hadir. Putri Aulia Nabila Taufik, peserta asal Sidodadi, mengungkapkan rasa senangnya mengikuti acara ini. “Sangat seru, asik, dan banyak teman,” katanya singkat.

Penulis : Adinda Octavia Setiowati 

Editor : Ragil Kukuh Imanto