UNAIR NEWS – Kesehatan mental masih menjadi isu yang kerap kurang dipahami dan belum sepenuhnya mendapatkan akses layanan yang memadai di masyarakat. Padahal, perannya sangat penting dalam menunjang kualitas hidup individu sejak usia dini hingga dewasa. Menjawab kondisi tersebut, Fakultas Psikologi Universitas Airlangga (FPsi UNAIR) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melalui Expo Unit Terapan Psikologi dan pojok curhat. Kegiatan ini berlangsung di Balai Kota Surabaya, Minggu (8/2/2026).
Edukasi Kesehatan Mental
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan mental sejak usia dini sebagai fondasi tumbuh kembang individu. Edukasi yang diberikan menekankan pentingnya kesehatan mental. Tidak hanya bagi anak dalam proses tumbuh kembang, tetapi juga bagi masyarakat umum agar memahami serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Expo Unit Terapan Psikologi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan layanan psikologi yang mendukung pengasuhan dan perkembangan anak. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-43 Fakultas Psikologi Universitas Airlangga. Kegiatan ini sebagai refleksi perjalanan institusi sekaligus penguatan peran fakultas dalam berkontribusi bagi kesejahteraan psikologis masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan edukasi serta layanan kesehatan mental yang mudah masyarakat akses, khususnya sejak usia dini,” ujar PIC kegiatan dan dosen Psikologi FPsi UNAIR, Andini Damayanti MPsi Psikolog.
Layanan Unit Terapan Fakultas Psikologi
Sejalan dengan upaya edukasi kesehatan mental sejak dini, Fakultas Psikologi Universitas Airlangga menghadirkan berbagai layanan psikologi yang dapat masyarakat akses langsung. Kehadiran layanan ini menjadi bentuk tindak lanjut dari pemberian edukasi agar masyarakat tidak berhenti pada pemahaman, tetapi juga memperoleh pendampingan yang tepat.
Fakultas Psikologi UNAIR memiliki unit terapan yang bergerak di bidang layanan asesmen pendidikan dan industri, layanan konseling, serta pengembangan komunitas. Selain itu, tersedia pula layanan daycare, Pendidikan Anak Usia Dini (PG), dan Taman Kanak-Kanak (TK) sebagai bagian dari upaya mendukung kesehatan mental sejak usia dini.
“Expo Unit Terapan Psikologi ini menjadi sarana untuk memperkenalkan layanan-layanan psikologi FPsi UNAIR sebagai perpanjangan tangan keilmuan kepada masyarakat,” jelas Andini.
Aktivitas Edukatif dan Respons Masyarakat
Beragam aktivitas edukatif hadir untuk mendekatkan layanan psikologi kepada masyarakat. Antara lain teater boneka yang menyampaikan pesan disiplin dan pembentukan karakter anak. Selain itu, tersedia permainan edukatif, seperti mewarnai, bermain pasir, dan membentuk kawat bulu guna merangsang kreativitas serta kemampuan pemecahan masalah anak.
Andini menyebut respon masyarakat cukup antusias. Anak-anak aktif mengunjungi booth unit terapan, sementara orang tua memanfaatkan pojok curhat untuk membahas pengasuhan, relasi, pekerjaan, hingga persoalan pendidikan. “Pojok curhat kami harapkan menjadi ruang aman bagi masyarakat untuk berbagi dan mulai mencari solusi,” ujarnya.
Kegiatan ini melibatkan civitas akademika Fakultas Psikologi Universitas Airlangga, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa S1 dan profesi psikolog. Mahasiswa berperan aktif dalam layanan pojok curhat, penampilan teater boneka dan musik, serta promosi unit terapan. Dukungan Pemerintah Kota Surabaya yang memfasilitasi pelaksanaan kegiatan di Balai Kota Surabaya turut menunjang suksesnya acara pengabdian kepada masyarakat ini.
Penulis: Era Fazira
Editor: Ragil Kukuh Imanto





