Universitas Airlangga Official Website

Gagas Inovasi Digital Keamanan Layanan Publik, Mahasiswa FH Sabet Juara I Nasional

Potret Tim Dharmawangsa bersama para tim pemenang (Foto: Istimewa)
Potret Tim Dharmawangsa bersama para tim pemenang (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih Juara I Karya Tulis Ilmiah dalam perlombaan Brawijaya National Youth Competition (BNYC). Kompetisi bergengsi ini terselenggara di Universitas Brawijaya (UB) pada Rabu (3/9/2025). Prestasi itu mereka raih berkat inovasi keamanan layanan publik digital melalui inovasi Data Embassy.

Dengan mengusung gagasan Smart Governance dan Masa Depan Pelayanan Publik, BNYC menjadi forum penting bagi peneliti-peneliti muda dari berbagai universitas. Kompetisi ini melibatkan 950 peserta yang berasal dari 68 perguruan tinggi yang ada di 14 Provinsi di Indonesia.

Tim delegasi UNAIR yang bernama Dharmawangsa itu sangat antusias unjuk gagasan inovasi menuju Smart Government di Indonesia. Tim tersebut terdiri dari tiga mahasiswa Fakultas Hukum yakni Olivia Flora Athena, Baiq Shirin Yasmin Maharani, Alya Victory Angelina. 

Yasmine, mewakili timnya menjelaskan bahwa gagasan yang mereka bawakan adalah inovasi keamanan layanan publik digital melalui inovasi Data Embassy. “ide ini berangkat dari kebutuhan untuk menjaga kedaulatan data nasional sekaligus meningkatkan keamanan dan efisiensi pelayanan publik digital di era transformasi pemerintahan,” ujarnya.

Potret Tim Dharmawangsa yang terdiri dari Olivia Flora Athena, Baiq Shirin Yasmin Maharani, Alya Victory Angelina saat menerima penghargaan (Foto: Istimewa)
Potret Tim Dharmawangsa yang terdiri dari Olivia Flora Athena, Baiq Shirin Yasmin Maharani, Alya Victory Angelina saat menerima penghargaan (Foto: Istimewa)

Keunggulan gagasan tersebut terletak pada kebaruan ide yaitu penerapan data embassy, yang belum banyak dikaji di Indonesia. Di mana konsep ini tidak hanya menawarkan keamanan data lintas batas. Tetapi juga memberikan arah konkret bagi pembangunan smart governance yang berkelanjutan sesuai dengan tema yang digagas.

Yasmine juga menambahkan, kunci utama untuk berhasil adalah riset yang mendalam, pemahaman isu di lapangan secara nyata, serta kemampuan mengaitkan teori dengan solusi nyata. Selanjutnya adalah penyusunan argumen yang terstruktur, komunikasi yang jelas saat presentasi, dan menjalin kekompakan dengan tim.

Pencapaian Yasmine dan rekan timnya tidak hanya membawa harum nama UNAIR. Tetapi juga memperlihatkan kontribusi nyata Indonesia dalam inovasi digital di bidang pelayanan publik dan transformasi pemerintahan.

Mereka meyakini bahwa kunci utama untuk berhasil adalah riset yang mendalam, pemahaman isu aktual, serta kemampuan mengaitkan teori dengan solusi nyata. Selanjutnya adalah penyusunan argumen yang runtut, komunikasi yang jelas saat presentasi, dan kekompakan tim. Tapi di samping itu, penelitian ini tidak hanya sekedar menjadi sang juara melainkan juga semangat berkontribusilah yang menjadi tujuan utamanya.

“Kami berkomitmen ingin berkontribusi melalui gagasan ilmiah untuk menjawab tantangan nyata dalam pelayanan publik di era digital. Kami juga ingin membuktikan bahwa mahasiswa bisa ikut berperan aktif dalam menghadirkan solusi inovatif untuk bangsa, sekaligus menantang diri sendiri untuk berkembang melalui kompetisi tingkat nasional,” pungkasnya.

Penulis: Muhammad Afriza Atarizki

Editor: Yulia Rohmawati