Universitas Airlangga Official Website

Gagas Sattva Mindset dalam Sekolah Adiwiyata, Mahasiswa UNAIR Raih Medali Emas

Abdulah Muhammad Irsyad S. peraih medali emas dalam (IDEKTI) yang diselenggarakan oleh Universitas Pendidikan Ganesha. (Foto: Istimewa)
Abdulah Muhammad Irsyad S. peraih medali emas dalam (IDEKTI) yang diselenggarakan oleh Universitas Pendidikan Ganesha. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Ksatria Airlangga kembali harumkan nama kampus dengan segudang prestasi. Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya UNAIR, Abdulah Muhammad Irsyad S. berhasil raih medali emas dalam Lomba Gagasan Tertulis Ide dan Etika Remaja Berkualitas (IDEKTI) di Universitas Pendidikan Ganesha, pada (6/11/2025).

Ketertarikan Irsyad terhadap lingkungan, sejarah, dan teknologi menjadi latar belakang prestasi tersebut. Ia mengungkapkan bahwa tema dan sub tema dalam lomba tersebut sangat menarik untuk dikembangkan lebih lanjut. 

“Lomba ini menarik karena temanya Sattva Mindset dan sub temanya gagasan remaja untuk membangun masyarakat berdaya dan lestari. Selain itu, yang menarik adalah sub temanya bisa diintegrasikan dengan teknologi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Irsyad menjelaskan bahwa gagasannya berfokus pada integrasi konsep Sattva Mindset ke dalam pendidikan ekologi di sekolah Adiwiyata. Konsep ini diwujudkan melalui pengembangan kurikulum ekologis dan pembuatan aplikasi digital sebagai medium indikator penilaian keberhasilan program.

“Sattva Mindset itu sederhananya seperti kita berasal dari alam dan nantinya kembali ke alam. Nah, Sattva Mindset bisa diterapkan dalam kurikulum siswa dan dijadikan suatu modul pendidikan yang nantinya dapat diintegrasikan dengan teknologi berupa aplikasi sebagai indikator penilaian keberhasilannya,” jelasnya.

Irsyad mengaku bahwa minatnya mengikuti lomba mulai tumbuh sejak tahun kedua perkuliahan. Ia menuturkan bahwa Bagus Muljadi, seorang profesor sekaligus kreator konten edukatif di YouTube, menjadi sosok inspiratif dalam perjalanan akademiknya. 

“Kontennya itu membahas banyak hal seperti sejarah atau matematis juga, kontennya sangat berdaging. Aku pernah terinspirasi dari celetukannya, aku cari literaturnya, dan aku pikir ide itu bisa berkembang lebih lanjut,” imbuhnya.

Irsyad berpesan agar mahasiswa tidak takut untuk mencoba dan terus berani melangkah meski menghadapi tantangan. Ia juga membagikan beberapa tips agar mampu berprestasi dalam kompetisi. 

“Jangan batasi diri hanya karena prodi yang kalian ambil. Suatu permasalahan tidak akan bisa selesai dengan satu disiplin ilmu saja. Kalau kalian merasa kurang percaya diri untuk mengikuti lomba secara individu, coba cari partner. Ketiga, hidup itu banyak pilihan, tapi jangan pernah memilih menyerah,” tegasnya. 

Penulis: Putri Andini

Editor: Khefti Al Mawalia