Universitas Airlangga Official Website

Gelar Pilmapres, FIKKIA UNAIR Dorong Lahirnya Inovasi Mahasiswa

Para finalis Pilmapres FIKKIA 2025 berpose bersama di atas panggung setelah prosesi penyerahan penghargaan. (Foto : TIM PDD PANITIA PILMAPRES 2025)
Para finalis Pilmapres FIKKIA 2025 berpose bersama di atas panggung setelah prosesi penyerahan penghargaan. (Foto : TIM PDD PANITIA PILMAPRES 2025)

UNAIR NEWS – Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) melalui Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Garuda Shakti kembali menggelar Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) FIKKIA 2025. Kegiatan bergengsi itu berlangsung pada Kamis (27/11/2025) di Aula Kampus Mojo FIKKIA. 

Hadir  dalam kegiatan tersebut, peserta dari angkatan 2023 hingga 2025 yang telah lolos seleksi awal. Mengusung tema From Ideas to Actions: From Students to Leaders, Pilmapres, menekankan pentingnya transformasi gagasan menjadi aksi nyata dan penguatan peran mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan.

Ketua Pelaksana, Nauril Najwa Sakila, menyampaikan apresiasi atas antusiasme dan dukungan semua pihak dalam penyelenggaraan Pilmapres. Ia menuturkan bahwa kegiatan itu bukan hanya ajang kompetisi, melainkan wadah untuk menunjukkan potensi terbaik mahasiswa FIKKIA. 

“Kami berharap Pilmapres dapat terus berkembang dan bertahan setiap tahunnya. Ajang ini menjadi bukti bahwa mahasiswa FIKKIA memiliki kemampuan dan prestasi yang membanggakan,” ujarnya.

Tahun ini, tiga angkatan menampilkan finalis terbaik dari tiap program studi. Dari angkatan 2023, tiga finalis terpilih yakni Putri Erlina Aulia Sasdi (Kesehatan Masyarakat), Alya Launa Afriamanda (Kedokteran Hewan), dan Putri Ajeng Aprisa Simorangkir (Kedokteran Hewan). 

Putri Erlina berhasil meraih juara 1 melalui inovasi bertajuk Air Education for Resilient and Informed Students (AERIS), sebuah platform digital berbasis sekolah yang bertujuan meningkatkan kesadaran remaja terhadap kualitas udara. 

“Saya ingin inovasi ini benar-benar diterapkan di sekolah. Semoga AERIS bisa menjadi langkah awal untuk membangun generasi muda yang lebih peduli lingkungan,” ujarnya.

Dari angkatan 2024, finalis yang tampil ialah Putri Rahmatun Nazilah (Kedokteran Hewan), Iftitah Ahdani Zuhri (Akuakultur), dan Amelia Cahyani (Kesehatan Masyarakat). Putri Rahmatun meraih Juara 1 dengan inovasi VARIANVET dengan Smart Village Livestock Health System, sebuah sistem kesehatan hewan berbasis Artificial Intelligence yang terintegrasi dengan Internet of Things (IoT) untuk mendukung pengelolaan kesehatan ternak di pedesaan. Ia menuturkan bahwa gagasan tersebut lahir dari kepeduliannya terhadap kondisi peternak.

“Saya ingin teknologi dapat diakses oleh desa. Harapannya, VARIANVET bisa membantu peternak mengatasi penyakit lebih cepat dan efisien,” tuturnya.

Sementara itu, angkatan 2025 menghadirkan Adib Surya Ramadhan (Akuakultur), Akbar Maula Dani (Akuakultur), dan Az’Zahwa Rizky Iskandar (Kedokteran Hewan) sebagai finalis. Adib Surya dinobatkan sebagai juara 1 melalui gagasannya AQUA-CARBON LOOP. 

Sebuah integrasi sistem tambak karbon-negatif yang dirancang untuk mitigasi emisi sekaligus menghasilkan produksi perikanan hijau berkelanjutan. Ia mengungkapkan bahwa inovasinya berangkat dari isu keberlanjutan sektor perikanan.

Melalui Pilmapres FIKKIA 2025, fakultas kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong inovasi mahasiswa dan membentuk generasi muda yang siap melangkah dari ide menuju aksi nyata bagi masyarakat.

Penulis : Dheva Yudistira Maulana

Editor : Khefti Al Mawalia