UNAIR NEWS – Hidup bersih telah menjadi kekhawatiran utama dalam mencegah berbagai penyakit, terutama untuk anak-anak usia dini. Berangkat dari kekhawatiran inilah mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 Universitas Airlangga (UNAIR) menginisiasi kegiatan Si Kecil Bersih dengan fokus pada sanitasi anak.
“Cara menyikat gigi yang menyebar di masyarakat masih banyak yang keliru, terutama yang populer dalam lagu anak. Karena itu, kami ingin mengalamatkan miskonsepsi ini sekaligus mengajarkan dan menanamkan kebiasaan sikat gigi dan cuci tangan yang benar kepada anak-anak,” jelas Derizka Az Zahra Iksan. Ia selaku penanggung jawab kegiatan Si Kecil Bersih, melalui sesi wawancara pada Rabu (21/1/2026).
Pentingnya Jaga Kebersihan
Si Kecil Bersih yang terlaksana pada Jumat (16/1/2026) dan Senin (19/1/2026) menargetkan murid PAUD Seruni di Kelurahan Mojoasem, Sidayu, Gresik. Tujuan utamanya adalah untuk memastikan anak-anak memahami pentingnya menjaga kebersihan dengan cara yang menyenangkan dan mudah mereka pahami.

Upaya Derizka dan tim tidak berakhir sia-sia. Guru PAUD dan orang tua murid menyambut baik kegiatan yang terselenggara karena membantu mendukung pembelajaran mengenai kebersihan diri. “Anak-anak juga terlihat antusias mengikuti kegiatan karena disampaikan melalui praktik langsung dan media yang menarik. Di akhir kami juga memberikan hadiah berupa sikat gigi dan pasta gigi gratis,” tambahnya.
Namun, antusiasme yang sama justru menjadi kendala bagi Derizka dan tim, mengingat anak-anak mudah terdistraksi dan hilang fokus sehingga sulit untuk kondusif. Ia menjelaskan bahwa timnya telah menyusun metode penyampaian materi yang interaktif dan berbasis praktik untuk mengatasi permasalahan tersebut.
“Selain mendukung realisasi tujuan berkelanjutan kesehatan yang baik dan kesejahteraan, kami juga berharap program ini berbekas menjadi kebiasaan baik bagi anak-anak di kehidupan sehari-hari. Dan juga meningkatkan kesadaran orang tua akan pentingnya pembiasaan hidup bersih dan sehat sejak usia dini,” pungkasnya.
Penulis: Dinnaya Mahashofia
Editor: Yulia Rohmawati





