UNAIR NEWS – Sebagai wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, Himpunan Mahasiswa Teknologi Sains Data (Himatesda) Universitas Airlangga (UNAIR) melalui Departemen Sosial dan Pengabdian Masyarakat (Sigma) menyelenggarakan program kerja bertajuk Philanthropy Day 1. Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu (08/11/2025) di Kelurahan Manukan Kulon, Surabaya ini mengusung semangat “Cerdas Digital, Satu gerakan, Jutaan Perubahan” dengan rangkaian kegiatan yang meliputi senam lansia, sosialisasi kesehatan, edukasi UMKM, dan talkshow interaktif.
Program ini merupakan bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam bidang kesehatan dan pemberdayaan ekonomi lokal. Melalui kegiatan ini, Himatesda UNAIR berupaya memperkuat sinergi antara mahasiswa dan warga dalam mengembangkan potensi masyarakat secara berkelanjutan.
Senam Pagi Bersama Lansia
Kegiatan diawali dengan senam bersama ibu-ibu lansia RW 14, yang diikuti dengan antusiasme tinggi oleh warga. Sejak pagi hari, halaman kelurahan dipenuhi tawa dan semangat dari para peserta yang mengikuti gerakan senam yang dipimpin langsung oleh mahasiswa Teknologi Sains Data. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana menjaga kebugaran fisik, tetapi juga menjadi wadah mempererat hubungan sosial antara masyarakat dan mahasiswa. “Rame mbak, jadi lebih semangat senamnya,” ungkap salah satu peserta lansia.

Sosialisasi Kesehatan
Setelah senam, kegiatan berlanjut dengan sosialisasi kesehatan bertema senam lansia. Pada sesi ini, masyarakat diajak memahami bahaya konsumsi gula berlebih serta pentingnya menjaga pola makan yang sehat dan seimbang. Tidak hanya menerima materi, peserta juga berkesempatan untuk demonstrasi langsung menu sehat berupa es lidah buaya, yang bermanfaat bagi tubuh.
Para ibu lansia tampak antusias mencoba dan menikmati hasil olahan mereka sendiri. “Pengetahuan yang luar biasa. Saat di rumah saya mau praktikkan untuk membuat santapan puasa,” ujar Agus selaku peserta senam lansia.
Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana edukatif yang menyenangkan, mengajarkan pola hidup sehat dengan cara yang sederhana dan praktis. “Kami ingin mengajak masyarakat untuk sadar bahwa hidup sehat bisa dimulai dari hal kecil. Seperti mengatur asupan gula dan memilih bahan alami seperti lidah buaya,” ujar salah satu panitia Philanthropy Day 1.
Edukasi Digitalisasi UMKM
Kegiatan dilanjutkan siang harinya dengan sosialisasi bertema “Metode Digitalisasi UMKM”. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai strategi packaging, branding, serta cara memanfaatkan media digital untuk memperluas jangkauan pasar produk lokal. Tujuan sosialisasi yaitu mendorong pelaku umkm untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar usaha yang dimiliki berkembang lebih cepat dan berdaya saing tinggi.
Peserta terlihat aktif berdiskusi, menunjukkan antusiasme dalam memahami peluang baru di era digital. Selain itu, warga juga diajak untuk membuat akun yang dapat digunakan untuk mendaftarkan usaha yang dimiliki ke platfrom e-commerce seperti Tokopedia, Shopee, dan Tiktok Shop.
“Kami ingin agar para pelaku UMKM di Manukan Kulon tidak hanya bertahan di pasar lokal, tapi juga mampu menembus pasar digital. Langkah pertama adalah mengenal cara membuat akun dan mengelola toko online secara mandiri,” tutur Tri Garnis Sankar, selaku narasumber talkshow.
Peserta mengikuti panduan pembuatan akun dan mulai mencoba mengunggah foto produk mereka sendiri. Beberapa warga mengaku baru pertama kali mengetahui bahwa membuka toko di platform e-commerce ternyata tidak sesulit yang mereka bayangkan. “Biasanya saya jualan cuma lewat WhatsApp. Ternyata di marketplace bisa lebih banyak yang lihat dan bisa kirim ke luar kota,” ujar ibu Farida, salah satu peserta pelatihan.
Talkshow Inspiratif dan Antusiasme Warga
Terdapat talkshow interaktif bersama Tri Garnis Sankar yang membagikan pengalaman dan tips praktis dalam mengembangkan usaha lokal berbasis digital. Sesi ini menjadi momen inspiratif bagi warga, terutama pelaku UMKM, untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan kemajuan zaman. Antusiasme peserta tampak dari banyaknya pertanyaan dan tanggapan yang muncul selama acara. Diskusi berlangsung hangat, mencerminkan semangat belajar dan keingintahuan yang tinggi dari warga Kelurahan Manukan Kulon.
Semangat Kolaborasi dan Kepedulian Sosial
Rangkaian kegiatan Philanthropy Day 1 yang terselenggara di aula kelurahan Manukan Kulon dan balai RW 9 berjalan dengan lancar, antusias, dan edukatif. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat mengimplementasikan ilmu yang dimiliki, serta menumbuhkan rasa kepedulian sosial yang tinggi kepada masyarakat.
Philanthropy menjadi bukti nyata komitmen Himatesda UNAIR dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu poin kesehatan yang baik dan kesejahteraan (SDG 3) serta pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi (SDG 8).
“Philanthropy menjadi wadah mahasiswa untuk berkontribusi langsung ke masyarakat untuk memberikan solusi inovatif yang jangka panjang. Kami ingin terus menghadirkan kegiatan yang berdampak positif, baik untuk warga maupun mahasiswa sendiri,” ungkap Isma, salah satu panitia dari Departemen Sigma Himatesda.Dengan semangat “Cerdas Digital, Satu gerakan, Jutaan Perubahan”, Philanthropy Day 1 diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun masyarakat yang lebih sehat, adaptif, dan terbuka akan perkembangan digital.
Penulis: Naura & Syawalia
Editor: Yulia Rohmawati





