Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih merupakan masalah kesehatan yang harus diselesaikan. Pada tahun 2018 dan Tahun 2019 di Kota Surabaya, kematian pada masa nifas masih mendominasi dibandingkan kematian ibu pada kehamilan dan persalinan. Lebih dari 70% ibu meninggal pada masa nifas dikota Surabaya pada tahun 2018 s.d 2020. Pelayanan nifas merupakan hal penting yang dapat mempengaruhi kesehatan ibu nifas. Metode kunjungan nifas merupakan salah satu yang esensial hal-hal yang dapat mempengaruhi pelayanan nifas sehingga perlu dilakukan evaluasi pelaksanaan metode kunjungan nifas dan rekomendasi metode kunjungan untuk meningkatkan kesehatan ibu. Tujuan Studi ini mengeksplorasi implementasi dan rekomendasi metode kunjungan nifas selama COVID-19 Pandemi.
Studi ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode wawancara dan observasi menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Wawancara dilakukan kepada 14 ibu yang telah menyelesaikan masa nifas (lebih dari 42 hari paska persalinan), lima bidan pemberi layanan kesehatan di puskesmas, satu stakeholder dari Dinas Kesehatan dan dua orang ahli dibidang kesehatan ibu. Data diolah dan dianalisis. Hasil studi diperoleh bahwa kunjungan nifas secara offline ke fasilitas kesehatan masih mendominasi pelaksanaan metode kunjungan nifas. Kunjungan rumah belum terlaksana optimal padahal telah banyak evidence based yang merekomendasikan kunjungan rumah.
Kunjungan online juga belum berjalan dengan optimal padahal pada masa pandemic pelayanan secara online diharapkan dapat terlaksana karena dapat berkontribusi dalam penurunan risiko penularan virus Covid-19 kepada ibu hamil karena ibu hamil termasuk dalam kelompok rentan tertular. Rekomendasi metode kinjungan nifas adalah dilakukan secara kombinasi yaitu dengan mengimplementasikan kunjungan langsung ke fasilitas kesehatan, kunjungan rumah dan online. Selain itu, perlu dipertimbangkan pelayanan ibu nifas sampai dengan 3 bulan setelah melahirkan, khususnya bagi ibu nifas yang mengalami masalah.
Penulis: Dr. Shrimarti Rukmini Devy, Dra., M.Kes
Link artikel: Journal of Public Health in Africa, Vol 14, No s2 (2023): 6th International Symposium of Public Health (ISoPH) | 25-26 October 2022
https://www.publichealthinafrica.org/jphia/article/view/2560
DOI: 10.4081/jphia.2023.2560





