Universitas Airlangga Official Website

Info Session Psikologi, FIB, FPK, dan FKG Warnai Hari Kedua Airlangga Education Expo

Info session oleh para dekan empat fakultas Universitas Airlangga (UNAIR), yakni Fakultas Psikologi (FPsi), Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK), serta Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) (Foto: Humas UNAIR)

UNAIR NEWS – Hari kedua Airlangga Education Expo (AEE) 2026 yang berlangsung pada Sabtu (24/1/2026) menghadirkan antusiasme tinggi dari para peserta. Salah satu agenda yang paling menarik perhatian adalah info session oleh para dekan empat fakultas Universitas Airlangga (UNAIR). Yakni Fakultas Psikologi (FPsi), Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK), serta Fakultas Kedokteran Gigi (FKG). Melalui sesi ini, para calon mahasiswa baru memperoleh gambaran langsung mengenai berbagai keunggulan UNAIR. Mulai dari keunggulan akademik, program studi, hingga peluang pengembangan diri di masing-masing fakultas. 

Dr Dewi Retno Suminar MSi Psikolog dari Fakultas Psikologi memperkenalkan profil dan keunggulan fakultasnya. Ia menjelaskan bahwa Fakultas Psikologi UNAIR memiliki reputasi nasional dan internasional yang kuat. “Fakultas Psikologi nomor dua di Indonesia. Tinggal browsing untuk tahun 2026 sudah keluar, kita tetap di nomor dua di Indonesia,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa FPsi UNAIR telah meraih akreditasi unggul serta sertifikasi internasional, dan memiliki kerja sama internasional melalui program international undergraduate dan double degree. Selain itu, Fakultas Psikologi kini memiliki program profesi psikolog sebagai jalur lanjutan setelah pendidikan sarjana dan magister. “Kita tidak hanya selesai S1, ada pendidikan lanjutan yaitu profesi psikolog,” jelasnya.

Dr Dewi juga menekankan pentingnya kesiapan non-akademik bagi calon mahasiswa psikologi. Menurutnya, mahasiswa psikologi perlu memiliki ketertarikan pada hubungan antarindividu, senang membantu orang lain, serta memiliki kegigihan dan ketekunan dalam mendampingi klien. 

Selanjutnya, Syahrur Marta Dwi Susilo SS MA PhD selaku dekan memperkenalkan FIB sebagai fakultas yang menaungi kajian bahasa, sastra, sejarah, dan budaya. FIB memiliki berbagai jenjang, mulai dari jenjang S1 hingga S3, termasuk program fast track

Ia menjelaskan bahwa FIB UNAIR memiliki empat program studi sarjana. Yakni Ilmu Sejarah, Bahasa dan Sastra Indonesia, Sastra Inggris, serta Bahasa dan Sastra Jepang. “Selain itu, FIB UNAIR juga mengembangkan kajian budaya populer, film, animasi, hingga sastra digital,” katanya. 

Prospek lulusan FIB pun dinilai luas. Mulai dari penulis, content writer, kurator museum, hingga berkiprah di lembaga internasional. Ia juga menyoroti tingginya interaksi internasional di FIB. Termasuk kehadiran mahasiswa asing dan program magang di luar negeri.

Dari Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK), Kustiawan Tri Pursetyo SPi MVet menerangkan bahwa FPK UNAIR berfokus pada pengembangan keilmuan berbasis sains.  Ia menjelaskan bahwa FPK memiliki program studi sarjana dan magister yang telah terakreditasi unggul serta peluang karier luas di sektor industri, riset, hingga kewirausahaan. “Di FPK bukan sekadar menjadi nelayan, di FPK kita jadi ahli perikanan,” tuturnya.

Sesi dilanjutkan oleh Andra Rizqiawan drg PhD SpBMM Subsp TMTMJ (K) FICS dari FKG yang memaparkan sejarah panjang fakultasnya serta capaian prestasi yang membanggakan. Ia juga menjelaskan jalur pendidikan dokter gigi, program internasional, serta beragam kegiatan kemahasiswaan yang mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa. “Prestasi kami nomor satu di Indonesia dan Asia Tenggara, serta masuk peringkat dunia berdasarkan pemeringkatan Scimago,” ungkapnya. 

Sebagai penutup kegiatan info session, kegiatan berlanjut dengan sesi tanya jawab secara langsung oleh peserta dengan para dekan yang menjadi pemateri. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh para calon mahasiswa baru UNAIR yang memiliki prestasi luar biasa secara akademik maupun non akademik. Utamanya untuk menggali lebih dalam mengenai peluang dan linearitas prestasi yang mereka miliki untuk mengikuti seleksi jalur masuk golden ticket UNAIR 2026.

Melalui info session ini, AEE 2026 diharapkan dapat menjadi wadah strategis bagi calon mahasiswa untuk mengenal lebih dekat empat fakultas di UNAIR beserta keunggulan dan peluang yang mereka tawarkan.

Penulis: Tsabita Nuha Zahidah

Editor: Yulia Rohmawati