Universitas Airlangga Official Website

Inovasi Smart-Camp Sumbermulyo: Padukan Wisata Alam dan Kelestarian Budaya

Mahasiswa BBK 7 Universitas Airlangga bersama Kepala Desa dan Perangkat Desa
Mahasiswa BBK 7 Universitas Airlangga bersama Kepala Desa dan Perangkat Desa

UNAIR NEWS – – Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten
Banyuwangi, kini tengah bertransformasi menjadi pusat destinasi wisata berbasis
pemberdayaan masyarakat. Melalui inovasi bertajuk Smart-Camp Ground, desa ini berhasil
memadukan keindahan alam agraris dengan kekayaan seni tradisional. Program ini
merupakan upaya pemberdayaan pemuda Desa Sumbermulyo salah satunya Karang Taruna
untuk meningkatkan ekonomi desa melalui manajemen wisata yang tertib dan aman.

Visi Strategis Kepala Desa: Memanfaatkan Geografis
Kepala Desa Sumbermulyo menyadari bahwa posisi desa mereka sangat strategis
meskipun tidak memiliki objek wisata alam populer secara langsung. Hal inilah yang menjadi
pemantik lahirnya inovasi Smart-Camp Ground sebagai penyedia layanan wisata terpadu.

“Sumbermulyo tidak memiliki pantai, tidak memiliki gunung, tetapi Sumbermulyo
merupakan pintu masuk dari berbagai daerah wisata seperti Pulau Merah, Teluk Ijo, dan
lain-lain. Sehingga, kami harus memanfaatkannya sebaik mungkin untuk meningkatkan
ekonomi desa melalui potensi alam yang ada,” ujar Bapak Suhardi selaku Kepala Desa
Sumbermulyo dalam penjelasannya.

Pemanfaatan potensi alam di desa ini sebelumnya sempat menghadapi keterbatasan
dalam aspek manajemen dan standar operasional. Namun, dengan diluncurkannya
Smart-Camp Ground, kini telah tersedia Guidebook Manajemen dan SOP Wisata digital
berbasis QR Code yang disusun oleh mahasiswa BBK 7 Universitas Airlangga sebagai
pedoman pengelolaan yang ramah lingkungan dan profesional.

Sinergi Budaya: Gandeng Sanggar Candraningtyas
Salah satu keunikan Smart-Camp Ground Sumbermulyo terletak pada integrasi unsur
budaya dalam alur pelayanannya, di mana wisatawan tidak hanya disuguhi pengalaman
menikmati alam, tetapi juga disambut dengan atraksi budaya lokal sejak awal kedatangan.
Setiap wisatawan yang tiba di Balai Desa Sumbermulyo akan disambut dengan penampilan
tari daerah oleh Sanggar Tari Candraningtyas, yang menjadi bagian dari sambutan resmi desa.
Kolaborasi ini tidak hanya memperkaya pengalaman wisata, tetapi juga menghadirkan
panggung rutin bagi para penari anak-anak dan remaja sanggar untuk tampil secara berkala,
sehingga mereka tetap termotivasi untuk berlatih, berkarya, dan melestarikan seni budaya
lokal tanpa harus menunggu momentum perlombaan atau acara besar.

Alur Wisata Berbasis Budaya dan Alam
Program Smart-Camp Ground menawarkan sistem pelayanan yang terstruktur. Alur
operasional dimulai dari pendaftaran melalui website, WhatsApp, atau secara langsung.
Setiap wisatawan yang datang akan diarahkan menuju Balai Desa Sumbermulyo untuk
mendapatkan sambutan resmi.

Sebagai bagian dari komitmen pelestarian budaya, setiap wisatawan akan disambut
dengan penampilan tari daerah oleh Sanggar Tari Candraningtyas. Setelah sambutan budaya,
wisatawan didampingi oleh guide menuju lokasi ground camping untuk menikmati fasilitas
yang tersedia. Pengelola telah menyiapkan berbagai paket wisata menarik, antara lain:
● Paket Edukasi Alam: Paket ini dirancang untuk wisatawan yang ingin
menikmati pengalaman berkemah sambil mengenal potensi alam dan pertanian
Desa Sumbermulyo. Paket ini mencakup kegiatan Ground Camping, Petik
Buah Naga, Outbond, dan Wisata Offroad Sumbermulyo.
● Paket Petualangan Desa: Paket ini menitikberatkan pada aktivitas petualangan
dan eksplorasi desa. Paket ini mencakup Ground Camping, Wisata Offroad
Sumbermulyo, Outbond, dan Pemancingan di kawasan Blok 8.
● Paket Wisata Budaya & Ziarah: Paket ini difokuskan pada pengenalan nilai
budaya, sejarah, dan religi Desa Sumbermulyo. Paket ini meliputi Ground
Camping, Napak Tilas ke Petilasan bersejarah di sekitar Desa Sumbermulyo,
Petik Buah Naga, dan Outbond.
● Paket Lengkap Smart Camp: Paket ini merupakan paket unggulan yang
menggabungkan seluruh potensi wisata Desa Sumbermulyo dalam satu
rangkaian kegiatan. Wisatawan akan menikmati Ground Camping, Wisata
Petik Buah Naga, Kegiatan Outbond, Wisata Offroad Sumbermulyo,
Pemancingan di Blok 8, serta Napak Tilas Petilasan yang ada di desa
Sumbermulyo. Paket ini memberikan pengalaman wisata yang paling lengkap
dan menyeluruh, sehingga cocok untuk wisatawan yang ingin merasakan
seluruh daya tarik Desa Sumbermulyo dalam satu kunjungan.
● Paket Komunitas & Gathering: Mencakup Ground Camping, Outbound,
Wisata Offroad Sumbermulyo, Wisata pilihan yang bisa dipilih salah satu
antara Petik Buah Naga atau Napak Tilas Petilasan.

Kemandirian dan Keamanan Pengunjung
Untuk menjamin kualitas, Smart-Camp Ground memiliki struktur organisasi yang jelas,
mulai dari divisi administrasi, logistik, hingga tim keamanan yang merancang jalur evakuasi
dan titik kumpul darurat. Setiap akhir pekan, suasana perkemahan juga dimeriahkan dengan
live music performance untuk menghibur para pengunjung.

Dengan adanya sinergi antara kebijakan desa, kreativitas sanggar tari, dan pengelolaan
wisata yang modern, Desa Sumbermulyo kini tidak lagi sekadar menjadi jalur perlintasan.
Desa ini telah menjelma menjadi destinasi “Surga Tersembunyi” yang menawarkan
kedamaian alam dan kemegahan budaya bagi siapa saja yang mengunjunginya.

Komitmen terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)
Secara substansial, Program Smart-Camp Ground Sumbermulyo mencerminkan
komitmen Universitas Airlangga, khususnya melalui keterlibatan mahasiswa BBK 7, dalam
mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Program ini berkontribusi pada
SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui pemberdayaan pemuda desa dan
Karang Taruna sebagai pengelola wisata berbasis kewirausahaan, sehingga membuka peluang
kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan. Selain itu, optimalisasi
potensi alam desa melalui pengelolaan wisata yang terstruktur menjadi upaya nyata dalam
mendukung SDG 1 (No Poverty) dengan meningkatkan pendapatan dan mengurangi
kerentanan ekonomi masyarakat desa. Di sisi lain, penyusunan guidebook manajemen, SOP
wisata berbasis digital, serta penguatan tata kelola kelembagaan desa merupakan bentuk
inovasi yang sejalan dengan SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure). Melalui
sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat, program ini diharapkan
menjadi model pembangunan desa wisata yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan.

Penulis: Ahmad Fauzan