Universitas Airlangga Official Website

Interleukin-6 Expression of Lung Tissue in COVID-19 Patient Severity Through Core Biopsy Post Mortem

Ilustrasi oleh Fine Art America

Pada COVID-19, proses inflamasi melibatkan produksi beberapa sitokin proinflamasi termasuk Interleukin-6 (IL-6). Peran IL-6 dalam aktivitas biologis termasuk regulasi respon imun, inflamasi dan hematopoiesis. IL-6 berperan penting dalam patogenesis fibrosis paru pada pasien COVID-19. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk menganalisis ekspresi dari IL-6 pada jaringan paru  dengan tingkat keparahan pasien COVID-19.

Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik yang dilakukan pada bulan Juli hingga Desember 2020. Metode yang digunakan untuk mengukur kadar IL-6 ialah pemeriksaan biopsi jaringan untuk mengetahui ikatan antara antigen dan antibodi IL-6. Dalam penelitian ini, rata-rata ekspresi jaringan IL-6 pasien adalah 72,63 dengan frekuensi tertinggi strong positive sebesar 47,4%. Peningkatan IL-6 berkorelasi dengan terjadinya aktivitas dan perkembangan penyakit COVID 19. Pada pasien COVID-19, produksi IL-6 akan meningkat  menyebabkan produksi antigen dan peradangan yang berlebihan pada jaringan terutama pada saluran pernapasan yang akan menyebabkan fibrosis paaru.

Pada pasien COVID-19 yang sakit kritis, peningkatan IL-6 juga dikaitkan dengan usia, komplikasi, peningkatan prokalsitonin, CRP, dan peningkatan biomarker pada hati dan ginjal. Pada penelitian kami diketahui bahwa mayoritas pasien berada pada grup usiaantara 45-64 tahun, berjenis kelamin laki-laki dengan penyebab kematian utama adalah kombinasi syok septik dan ARDS. IL-6 pada infeksi COVID-19 yang fatal meningkatkan respons inflamasi terhadap badai sitokin dan jalur aktivasi STAT3 yang dapat menyebabkan fibrosis paru. IL-6, IL-8, IL-1β, GM-CSF, dan kemokin lainnya menyebabkan ARDS, menyebabkan fibrosis paru dan menyebabkan kematian.

Penulis: Isnin Anang Marhana, dr., Sp.P(K), FCCP

Link: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/36157132/