Universitas Airlangga Official Website

Jalinan Imunologis antara Penyakit Radang Usus dan Kanker Kolorektal: Perspektif Molekuler

Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)
Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)

Radang usus (inflammatory bowel disease) dan kanker kolorektal berada dalam satu kontinum patobiologis yang digerakkan oleh inflamasi kronik dan disregulasi imun yang persisten. Aktivasi berkelanjutan sistem imun bawaan dan adaptif, ketidakseimbangan sitokin proinflamasi seperti TNF-α, IL-6, dan IL-17, serta keterlibatan jalur NF-κB dan STAT3 menciptakan lingkungan mikro kolon yang mendukung instabilitas genom, perubahan epigenetik, dan kegagalan mekanisme pengawasan imun. Disbiosis mikrobiota usus semakin memperkuat lingkaran inflamasi–karsinogenesis melalui aktivasi reseptor pengenal pola dan modulasi respons imun lokal. Jalur karsinogenesis yang dipicu inflamasi ini menunjukkan karakteristik molekuler dan imunologis yang berbeda dari kanker kolorektal sporadik, dengan implikasi penting terhadap strategi surveilans, pencegahan, dan terapi. Pemahaman komprehensif mengenai interaksi imun, genetik, epigenetik, dan mikrobiota menjadi landasan penting untuk pengembangan biomarker risiko, pendekatan terapeutik yang lebih presisi, serta upaya pencegahan keganasan kolorektal pada populasi dengan inflamasi usus kronik.

Penulis: Deasy Fetarayani, dr., Sp.PD.K-AI

Informasi lebih lengkap dari tinjauan pustaka ini dapat dilihat pada tulisan kami di:

https://doi.org/10.1016/j.clicom.2025.11.004

The immunological nexus between inflammatory bowel disease and colorectal cancer: A molecular perspective

Betty Rachma, Rio Putra Pamungkas, Debi Yulia Sandra, Henry Sutanto, and Deasy Fetarayani