Universitas Airlangga Official Website

Join Class UNAIR-UPM Malaysia, Wujud Kolaborasi Internasional Prodi D4 K3

Program Studi Sarjana Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Departemen Kesehatan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar kegiatan Joint Class Program of Occupational Health and Safety (OHS) dengan Faculty of Medicine and Health Science Universiti Putra Malaysia
Program Studi Sarjana Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Departemen Kesehatan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar kegiatan Joint Class Program of Occupational Health and Safety (OHS) dengan Faculty of Medicine and Health Science Universiti Putra Malaysia (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Program Studi Sarjana Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Departemen Kesehatan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar kegiatan Joint Class Program of Occupational Health and Safety (OHS) dengan Faculty of Medicine and Health ScienceUniversiti Putra Malaysia. Kegiatan ini berlangsung selama 3 bulan secara hybrid dengan lima hari kunjungan di Indonesia yakni pada 22–27 September 2025. Hadir dalam kegiatan, mahasiswa serta dosen dari kedua perguruan tinggi tersebut.

Program ini merupakan bentuk dari wujud nyata upaya UNAIR dalam memperluas jejaring internasional (IKU 6). Khususnya di bidang keselamatan dan kesehatan kerja. Program ini mendukung agenda besar global melalui peningkatan SDGs ke-3 Good Health and Well-Being. Selama kegiatan, peserta mengikuti berbagai agenda. Mulai dari kuliah bersama dalam kelas toksikologi industri, presentasi, hingga kunjungan lapangan terkait penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Industri Kerajinan Logam di Desa Bejijong, Kabupaten Mojokerto.

Sebanyak 5 mahasiswa Malaysia hadir dalam kegiatan tersebut. Antara lain Azhari Hakimi Bin Mohd Farid, Wan Rauhah Adabiah Binti Wan Rashidi, Nurul Ain Najiha Binti Mohd Khalid, Safiah Najwa Binti Zaini, Nur Afifah Syamimi Binti Zulkefli. Kemudian, 1 staf pendamping Fahimah Hashim dari Universiti Putra Malaysia (UPM). Kegiatan berkesan yang menjadi pengalaman baru bagi peserta adalah field trip ke pembuatan kerajinan dari Logam yang ada di desa Bejijong, Kabupaten Mojokerto.

Seluruh peserta belajar tentang cara pembuatan patung logam dengan teknik cor, mengidentifikasi bahaya kerja di tempat kerja
Seluruh peserta belajar tentang cara pembuatan patung logam dengan teknik cor, mengidentifikasi bahaya kerja di tempat kerja (Foto: Istimewa)

Tujuan kunjungan untuk belajar dan mengamati bagaimana penerapan standar K3 yang ada di sana. Seluruh peserta belajar tentang cara pembuatan patung logam dengan teknik cor, mengidentifikasi bahaya kerja di tempat kerja, dan memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kesehatan para pekerja.

Tidak hanya ke Industri, mereka juga mengunjungi beberapa candi peninggalan Kerajaan Majapahit di daerah mojokerto. Seperti candi Trowulan, Candi Bajangratu dan Candi Tikus. Hal ini bertujuan untuk menambah wawasan mereka khususnya tentang sejarah Indonesia. Sebagai kegiatan penutup para peserta dikenalkan dengan tempat ikonik di Surabaya. Yakni Masjid Cheng-Ho dan menikmati indahnya jalan Tunjungan Surabaya di malam hari.

Program ini tidak hanya menjadi ajang memperluas pengetahuan akademik saja, namun juga mempererat hubungan kelembagaan antara UNAIR dan Universiti Putra Malaysia. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah penguatan kerja sama keberlanjutan di bidang penelitian, pertukaran mahasiswa, maupun program internasional lainnya.

Dengan adanya Join Class Program ini, UNAIR kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi yang konsisten mengembangkan kerja sama internasional guna mendukung pencapaian World Class University (WCU).

Penulis: M. Sholehhudin

Editor: Yulia Rohmawati