UNAIR NEWS – Dalam rangka memberikan kontribusi untuk dunia pendidikan, UNAIR terus melakukan berbagai upaya. Kali ini, prestasi gemilang berhasil UNAIR capai dengan berhasil meraih menerbitkan Jurnal Amerta Nutrition yang terindeks Scopus, platform internasional yang diakui dalam dunia akademis.
Mengenai hal itu, UNAIR NEWS berhasil mewawancarai Pemimpin Redaksi Jurnal Amerta Nutrition Fakultas Kesehatan Masyarakat UNAIR secara daring pada Rabu (3/1/2024). Prof Trias Mahmudiono, SKM MPH (Nutr) GCAS PhD mengatakan, ia sangat bersyukur Jurnal Amerta Nutrition berhasil terindeks Scopus.
“Alhamdulillah, akhirnya setelah beberapa tahun Jurnal Amerta Nutrition yang kami teliti berhasil terindeks Scopus. Saya merasa bangga dan senang melihat kabar tersebut selaku Pemimpin Redaksinya,” tutur Prof Trias.
Proses Menuju Scopus
Prof Trias mengatakan, untuk berhasil meraih jurnal terindeks Scopus, memerlukan waktu beberapa tahun. Hal itu, lanjutnya, proses untuk meraihnya tidak bisa didapatkan secara instan.
“Untuk meraih Jurnal Amerta Nutrition itu, kami melakukan proses secara berkala. Jadi, tidak bisa instan, harus melalui proses panjang mulai dari kualitas jurnalnya harus baik hingga memperhatikan diversitasnya,” ujar Prof Trias.

Prof Trias melanjutkan, sebelum terindeks Scopus, jurnal mereka sebenarnya sudah mendapatkan International Standard Serial Number (ISSN). Selain itu, lanjut Prof Trias, jurnal mereka juga sudah terindeks Science and Technology Index (SINTA) 2.
“Sebelum terindeks Scopus, jurnal kami sebenarnya telah memiliki ISSN dan terindeks SINTA 2. Tahun lalu kami juga sudah mengajukan ke Scopus, namun kebijakan Open Journal System (OJS) Amerta Nutrition mengharuskan jurnalnya berbahasa Inggris,” terang Prof Trias.
Promosi Jurnal
Prof Trias menerangkan, langkah selanjutnya setelah jurnal mereka terindeks Scopus adalah promosi besar-besaran baik pada dalam, maupun luar negeri. Promosi dalam negeri, lanjut Prof Trias, mereka bekerja sama dengan beberapa pihak, salah satunya Asosiasi Perguruan Tinggi.
“Untuk di dalam negeri, karena Jurnal Amerta Nutrition itu sudah cukup terkenal dan masih jarang di Indonesia. Kami meminta kerja sama kepada beberapa pihak untuk mempromosikan jurnal kami,” terang Prof Trias.
Prof Trias melanjutkan, tujuan promosi jurnal mereka yang telah terindeks Scopus tidak hanya sekadar dalam negeri, melainkan juga ke luar negeri.
“Untuk itu, kami melakukan ekspansi besar-besaran ke luar negeri dengan melakukan berbagai promosi. Mulai melalui email, media sosial, dan menghubungi khususnya pada universitas mitra penelitian luar negeri,” pungkas Prof Trias.
Penulis: Muhammad Rizal Abdul Aziz
Editor: Nuri Hermawan





