Di tengah populasi penuaan yang pesat, osteoporosis, suatu kondisi yang menyebabkan tulang melemah dan rapuh. Kerusakan struktur tulang telah menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia. Fokus strategi pencegahan pada peningkatan asupan makanan. kaya kalsium. Tulang ikan, yang biasanya dibuang sebagai limbah, menawarkan alternatif yang berharga sebagai sumber kalsium karena kandungannya yang tinggi, mirip dengan suplemen tradisional. Namun penyerapan kalsium dari tepung tulang ikan terbatas, menyebabkan potensi kekurangan.
Nanoteknologi mengatasi hal ini dengan mengurangi partikel kalsium hingga skala nano, secara signifikan meningkatkan bioavailabilitas. Penelitian ini menggali potensi alam terjadi nano-kalsium yang berasal dari berbagai tulang ikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nano teknologi meningkatkan kandungan kalsium dalam tulang ikan, mengubah apa yang biasanya dianggap limbah menjadi sumber alami nano-kalsium yang berharga untuk mengatasi kekurangan dan meningkatkan kesehatan tulang.
Penulis : Sri Fatmawati, Mardi Santoso, Siti Mualimatul Istiqomah, Zjahra Vianita
Nugraheni, Nur Hasanah, Nurul Jadid, Maria Elfiana Ina Kewa Helan, Annis
Catur Adi dan Heni Rachmawati
https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2666016424004742





