Universitas Airlangga Official Website

Karya HAYALAN Aminah Alatas Bawa Kemenangan di Public Health International Competition 2025

Suasana awarding PHIC 2025 bersama peserta dan pemenang lainnya di Aula Soemarto FKM Universitas Airlangga. (Foto: Narasumber)
Suasana awarding PHIC 2025 bersama peserta dan pemenang lainnya di Aula Soemarto FKM Universitas Airlangga. (Foto: Narasumber)

UNAIR NEWS – Mahasiswi Universitas Airlangga Prodi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat angkatan 2023, Syarifah Aminah Alatas, berhasil meraih juara 1 kategori Infographic for Undergraduate Student di Public Health International Competition (PHIC) 2025. “Aku bersyukur banget bisa menang, perasaan pastinya nggak nyangka dan happyyy banget,” ungkap Aminah antusias. Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi kampus dan keluarga.

Inovasi HAYALAN Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan Pekerja

Karya infografis Aminah berjudul HAYALAN: A Space Where Employees Feel Healed, Appreciated, Listened, and Nourished to Unlocking Meaningful Productivity. Dalam persiapannya, Aminah menemukan fakta bahwa produktivitas di dunia kerja menurun. Ia tidak hanya mempertanyakan penyebabnya, tapi juga memahami kebutuhan pekerja. “Hampir seluruh pekerja menginginkan work-life balance. Inovasi ini ku buat untuk membantu mereka menggapai impian itu sambil meningkatkan produktivitas,” jelasnya. Pesan utama Aminah adalah “Dreams can create miracles,” menekankan pentingnya tempat kerja yang peduli, mendengarkan, dan menghargai karyawan. Karya ini juga mendorong generasi muda lebih peduli kesejahteraan pekerja.

Syarifah Aminah Alatas menerima penghargaan juara 1 kategori Infographic for Undergraduate Student dalam Public Health International Competition 2025. (Foto: Narasumber)
Proses dan Tantangan dalam Lomba

Aminah mengaku tantangan terbesar adalah rasa tidak percaya diri dan pesimis. Pengalaman lomba sebelumnya belum sesuai harapannya. “Seringkali aku ingin berhenti, tapi aku berpikir kalau tidak aku coba, ide ini hanya akan menjadi imajinasi,” katanya. Dorongan untuk mewujudkan ide membuatnya terus berusaha, belajar, dan mempersiapkan presentasi maksimal. Momen paling berkesan adalah babak final, ketika ia bertemu finalis lain dari berbagai universitas dan berbagi pengalaman. Interaksi ini memberinya wawasan baru serta inspirasi kreatif.

Kunci Kemenangan dan Relevansi Topik

Menurut Aminah, kunci kemenangan adalah inovasi unik dan persiapan matang untuk sesi presentasi dan tanya jawab. “Aku menggunakan bahasa sederhana agar mudah dipahami, memvisualisasikan seluruh fitur aplikasi HAYALAN, dan membuat infografis seminimalis tapi menarik,” jelasnya. Topik inovasi produktivitas di tempat kerja relevan karena produktivitas dipengaruhi kesehatan pekerja dan berdampak pada kesehatan masyarakat.

Foto Bersama Usai Penjurian Dewan juri PHIC 2025 melakukan penilaian karya. (Foto: Narasumber)

Ke depan, Aminah berharap lebih berani mengemukakan ide dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat. Ia menekankan keberanian mencoba bagi mahasiswa lain. “Jangan takut gagal, semua ide yang kamu punya layak dunia dengar,” ujarnya. Aminah menyampaikan terima kasih kepada Allah, orang tua, keluarga, teman-teman, dan semua pihak yang terlibat dalam PHIC 2025 atas dukungan dan kesempatan yang telah mereka berikan. Ia juga berharap prestasi ini menginspirasi generasi muda lain untuk berinovasi dan percaya kemampuan diri.

Penulis: Dara Devinta Faradhilla
Editor: Ragil Kukuh Imanto