Universitas Airlangga Official Website

Katang-Katang (Ipomoea pes-caprae) sebagai Potensi Laut Non-Ikan Terabaikan yang Bisa Menjadi Solusi Akuakultur Berkelanjutan

Katang-Katang (Ipomoea pes-caprae) sebagai Potensi Laut Non-Ikan Terabaikan yang Bisa Menjadi Solusi Akuakultur Berkelanjutan
Sumber: dok pribadi

Ipomoea pes-caprae, yang dikenal dengan nama katang-katang, adalah tanaman pesisir yang semakin diakui karena sifat bioaktifnya, menjadikannya sumber potensial senyawa obat alami. Penelitian yang dilakukan terhadap ekstrak tanaman ini, yang diambil dari Pantai Talang Siring di Madura, Indonesia, menunjukkan komposisi kaya senyawa bioaktif seperti alkaloid, flavonoid, senyawa fenolik, terpenoid, tanin, dan saponin. Senyawa-senyawa ini diketahui berkontribusi pada aktivitas antioksidan dan antimikroba tanaman tersebut. Potensi antioksidannya diuji melalui uji DPPH, yang menunjukkan bahwa ekstrak metanol dan etanol memiliki kemampuan pemindahan radikal yang mengesankan, hampir sebanding dengan vitamin C, yang dikenal sebagai antioksidan. Pada konsentrasi 100, 200, dan 500 ppm, ekstrak tanaman menunjukkan penghambatan radikal bebas yang signifikan, dengan efektivitas tertinggi terlihat pada ekstrak metanol, menjadikannya alternatif alami yang menjanjikan untuk suplemen kesehatan.

Selain sifat antioksidannya, Ipomoea pes-caprae juga menunjukkan aktivitas antibakteri yang signifikan, terutama terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Ekstrak metanol dan etanol menunjukkan efek penghambatan yang paling besar, menyoroti potensi tanaman ini sebagai agen antimikroba alami. Temuan ini menggarisbawahi potensi terapeutik yang beragam dari katang-katang, yang menunjukkan kemungkinan aplikasi dalam farmakologi dan pengobatan alami. Sebagai potensi laut non-ikan, tanaman ini memberikan peluang baru dalam pemanfaatan sumber daya pesisir untuk solusi akuakultur. Seiring dengan meningkatnya kekhawatiran global terhadap resistensi antibiotik, eksplorasi tanaman seperti Ipomoea pes-caprae menawarkan jalur baru untuk mengembangkan pengobatan yang efektif dan berkelanjutan. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengisolasi senyawa bioaktif spesifik dan memahami sepenuhnya mekanismenya, membuka jalan untuk inovasi farmasi dan nutraseutikal yang dapat memberikan solusi bagi sektor akuakultur.

Penulis: Dr. Veryl Hasan, S.Pi., M.P.

Link: https://scholar.unair.ac.id/en/publications/various-solvent-extracts-of-ipomoea-pes-caprae-a-promising-source

Baca juga: Pengaruh Jumlah Cyperus rotundus dalam Mengolah Air Limbah Akuakultur