UNAIR NEWS – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (BEM FEB UNAIR) melalui Departemen Pengembangan Profesi (PENGPROF) mengadakan kegiatan berjudul PROFSHOW Volume 1 yang diadakan pada Minggu (21/5/2023). Kegiatan yang disiarkan secara langsung melalui Instagram tersebut menghadirkan narasumber mahasiswa tingkat akhir bernama Shafira Salma Yovirizka. Saat ini ia telah bekerja di PT Indoprima Gemilang dan pernah bekerja di PT XL Axiata Tbk pada tahun 2022. Dalam live Instagram itu dia membagikan kiat-kiat mengenali dunia kerja.
PROFSHOW merupakan kepanjangan dari Pengprof Talkshow. Kegiatan yang termasuk salah satu dari program kerja BEM FEB UNAIR itu bertujuan memberikan pengetahuan dan wawasan kepada mahasiswa FEB UNAIR terkait persiapan bekal keprofesian menuju dunia pasca kuliah.
Pada volume pertama ini, BEM FEB UNAIR mengundang mahasiswa program studi Manajemen yang akrab disapa Salma. Meskipun ia sedang menempuh skripsi di tahun terakhir, Salma telah memiliki pekerjaan tetap yang tidak akan membuatnya bingung ketika sudah lulus nanti. Untuk bisa mendapatkan pekerjaan tersebut Salma banyak belajar dari pengalaman yang ia dapatkan selama berkuliah.
Menekuni Passion
“Menemukan passion itu butuh pengalaman yang banyak dan butuh beberapa kali percobaan. Semua orang jago di bidangnya masing-masing. Bisa atau tidak bisa harus selalu diasah. Setelah kita mencobanya kita baru bisa menentukan passion kita,” ungkap Salma.
Menanggapi mengenai passion, Salma menjelaskan bahwa saat ini banyak orang yang tidak bekerja sesuai dengan passion atau bahkan jurusannya. Ia mengatakan bahwa di perusahaannya saat ini juga banyak yang bekerja tidak sesuai jurusan di kampus.
“Di dunia kerja kita harus bisa beradaptasi dengan dunia baru dan terbuka dengan hal-hal baru. Yang dunia kerja butuhkan bukan hanya passion, tapi knowledge, softskill, dan hardskill yang seimbang,” tambah Salma.
Miliki Tujuan
Salma juga mengatakan bahwa kesalahan umum yang seringkali fresh graduate lakukan adalah tidak mengetahui kemana tujuan setelahnya. Seharusnya kebimbangan tersebut tidak muncul ketika akan mencari kerja. Hal tersebut dapat dirancang mulai dari ketika menentukan jurusan saat kuliah.
“Untuk menentukan karir kita kedepannya kita perlu membuat persiapan yang matang. Kita dapat mengatasinya dengan membuat rencana lima tahun ke depan. Kita harus memiliki tujuan yang jelas sampai tujuan tersebut akhirnya bisa tercapai,” tutur Salma.
Saat ini banyak pencari kerja yang mencari pekerjaan sesuai tren. Salma menjelaskan bahwa dalam memilih pekerjaan harus melihat banyak aspek. Melakukan pekerjaan hanya karena tren itu tidak akan bisa menjamin seseorang dapat bertahan karena tren selalu berubah. Jika tidak menyukai pekerjaan tersebut maka tidak perlu memaksakan diri.
“Di saat kamu sudah merasa nyaman dan tidak terbebani, maka di situlah sebenarnya passion kamu,” ujar Salma.
Selain itu, Salma juga memberikan motivasi kepada penonton PROFSHOW untuk tidak menjadikan pencapaian orang lain sebagai tolak ukur diri sendiri. Sebab, pencapaian seseorang tergantung pada usaha yang ia lakukan. (*)
Penulis : Nova Dwi Pamungkas
Editor : Binti Q. Masruroh





