Puskesmas menjadi garda terdepan dalam memutus rantai penyebaran COVID-19. Dalam pencegahan penyebarannya dilakukan dengan cara pembatasan pelayanan kesehatan di Puskesmas, untuk menghindari keramaian, menerapkan langkah-langkah pencegahan standar, identifikasi dini serta pengendalian sumber virus.
Nah, hal inilah yang dapat menyebabkan penurunan kunjungan pasien karena adanya perubahan alur pelayanan kesehatan selama pandemi. Perlu diketahui, dengan adanya perubahan proses pelayanan maka akan mempengaruhi kepuasan pasien lho.
Kepuasan pasien sangat berkaitan erat dengan tingkat kunjungan pasien, yang merupakan salah satu indikator mutu pelayanan kesehatan. Tingkat kepuasaan pasien sendiri dapat dipengaruhi oleh beberapa hal, diantaranya jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan dan pekerjaan.
Hal inilah yang mendasari tim peneliti Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember dan Universitas Airlangga melakukan penelitian, yang khususnya bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien yang berkunjung ke Puskesmas selama pandemi COVID-19.
Kenyataannya tingkat pendidikan membentuk kesadaran dan kepribadian individu dan masyarakat yang mempengaruhi cara berpikir dan persepsi terhadap suatu masalah. Nah, seseorang dengan pendidikan tinggi merasa lebih membutuhkan bantuan pelayanan kesehatan, sedangkan seseorang yang berpendidikan rendah akan menahan sakit dan lebih memilih pengobatan tradisional. Semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang, semakin efisien dalam memanfaatkan pelayanan kesehatan
Sedangkan dalam penelitian ini didapatkan hasil bahwa terdapat hubungan antara tingkat pendidikan dengan kepuasan pasien. Faktanya tingkat pendidikan mempengaruhi harapan dan persepsi seseorang terhadap pelayanan kesehatan. Seseorang dengan tingkat pendidikan lebih tinggi cenderung lebih menuntut atau mengkritisi pelayanan kesehatan, jika harapan tidak terpenuhi maka kepuasan pasien juga akan menurun. Dan tingkat pekerjaan kepala keluarga sangat mempengaruhi kepuasan dalam menerima pelayanan kesehatan dalam rangka pengobatan anggota keluarga.
Dengan adanya penelitian ini, diharapkan dapat meningkatkan edukasi kepada pasien terkait kunjungan pasien di pelayanan kesehatan selama pandemi. Serta diharapkan dapat meningkatkan kepuasan pasien dalam kunjungan pelayanan kesehatan selama pandemi.
Penulis: Tim
Referensi:
Yani RWE, Khoiri A, Bramantoro T. Patient’s Satisfaction in Utilizing Public Health Center Services during the COVID-19 Pandemic Based on Gender, Age, Education Level, and Occupation. Asia Pacific J Heal Manag. 2023;17(3):1–6.





