UNAIR NEWS – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN-BBK) 6 Universitas Airlangga yang bertugas di Desa Mungli, Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menyelenggarakan pelatihan desain grafis menggunakan aplikasi Canva untuk anggota Karang Taruna Desa Mungli. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja KKN-BBK bidang ekonomi kreatif yang bertujuan untuk meningkatkan literasi digital sekaligus keterampilan praktis para pemuda desa.
Pelatihan ini dilaksanakan dalam dua sesi. Sesi pertama dilaksanakan pada hari Minggu, 17 Juli 2025 dan sesi kedua pada hari Jumat, 26 Juli 2025, bertempat di Balai Desa Mungli. Kegiatan mengusung tema “CakMung: Canva Kreatif Mungli”, yang merupakan inisiasi mahasiswa KKN sebagai upaya mendorong pemuda desa agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital, khususnya dalam bidang desain grafis yang saat ini sangat dibutuhkan untuk mendukung berbagai aktivitas sosial maupun usaha.
Bedah Desain
Sebanyak 15 anggota Karang Taruna turut serta dalam pelatihan ini. Kegiatan berlangsung selama satu setengah jam pada masing-masing sesi, dimulai dengan pengenalan aplikasi Canva secara umum, pemaparan fitur-fitur dasar, hingga praktik langsung membuat desain seperti pamflet kegiatan, undangan, serta konten untuk media sosial.
Salah satu keunikan dalam pelatihan ini adalah adanya sesi “bedah desain”, di mana mahasiswa KKN memberikan contoh desain yang sudah jadi, lalu mencontohkan bagaimana cara menyusun ulang elemen-elemen di dalamnya agar terlihat lebih menarik dan komunikatif. Alih-alih langsung membuat desain dari awal, peserta diajak terlebih dahulu mengamati dan memahami struktur desain yang telah ada. Dengan cara ini, peserta bisa belajar memahami prinsip dasar desain secara lebih praktis, seperti penempatan teks, pemilihan warna, hingga penggunaan font yang sesuai.
Penanggung jawab program CakMung, Dhio Salhisya, menyampaikan bahwa pelatihan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga membangun rasa percaya diri anggota Karang Taruna dalam mengekspresikan ide-ide kreatif mereka. “Melalui pelatihan Canva ini, kami ingin mengajak teman-teman Karang Taruna untuk mulai percaya bahwa mereka bisa membuat desain yang menarik dan fungsional, bahkan hanya bermodal ponsel,” ujar Salhi.
Selama sesi pelatihan berlangsung, peserta tampak antusias dan aktif berdiskusi dengan pemateri. Mereka tidak hanya mendengarkan, tetapi juga langsung mencoba menerapkan apa yang dijelaskan dalam materi Canva.
Salah satu peserta, Saskia, mengaku senang bisa mengikuti pelatihan ini. Ia mengatakan bahwa sebelumnya ia tidak tahu bagaimana cara membuat desain poster, namun setelah mengikuti pelatihan ini, ia merasa lebih percaya diri untuk membantu membuat konten promosi kegiatan Karang Taruna. “Sekarang saya jadi tahu cara bikin poster dan konten IG untuk kegiatan Karang Taruna. Aplikasinya gampang, tinggal seret dan klik. Ternyata seru juga ngedesain,” ucapnya.
Dengan adanya pelatihan ini, mahasiswa KKN-BBK 6 Unair berharap Karang Taruna Desa Mungli dapat lebih mandiri dalam mengelola publikasi kegiatan, sekaligus membuka peluang baru untuk promosi produk lokal atau usaha milik warga desa.
Ke depannya, pelatihan semacam ini diharapkan bisa terus dikembangkan, tidak hanya berhenti di Canva, namun juga menjangkau keterampilan digital lainnya seperti pengelolaan media sosial, branding UMKM, atau bahkan pembuatan video singkat promosi. Program “CakMung: Canva Kreatif Mungli” menjadi bukti nyata bahwa pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan teknologi digital dapat menjadi jembatan antara potensi lokal dan peluang global.
Penulis: Mahasiswa BBK 6 Desa Mungli





