Komplikasi kehamilan menyebabkan kematian. Kematian pada ibu hamil akibat komplikasi kehamilan yang sering terjadi adalah perdarahan, hipertensi dan sepsis serta gangguan sistem peredaran darah . Perawatan pada masa kehamilan yang maksimal perlu dilakukan untuk mencegah komplikasi kehamilan. Perawatan kehamilan apa sajakah yang harus dilakukan? Perawatan kehamilan atau antenatal care (ANC) pada ibu hamil yaitu pemeriksaan terhadap kesehatan janin dan ibu hamil yang meliputi penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan , pengukuran tekanan darah, pengukuran lingkar lengan atas, pengukuran tinggi puncak rahim (fundus uteri), penentuan dan pemberian Imunisasi Tetanus, pemberian tablet besi (Fe) , konsultasi , pemeriksaan laboratorium diantaranya tes haemoglobin, tes protein urin dan golongan darah.
Ibu hamil yang mempunyai kesadaran tinggi akan melakukan kunjungan ke fasilitas kesehatan sehingga terhindar dari komplikasi kehamilan. Pemeriksaan kehamilan yang dilakukan dokter dan bidan pada ibu hamil bertujuan untuk memonitoring perkembangan janin dan kesehatan ibu yang akan memberikan rujukan bila terjadi gangguan kesehatan ke rumah sakit, sehingga dapat diantisipasi secara dini dari komplikasi kehamilan karena mendapat pelayananan yang lebih baik.
Suplemen tablet besi dibutuhkan ibu hamil dalam proses membentuk sel darah merah dan hemoglobin. Janin selama proses berkembang membutuhkan zat besi. Kebutuhan zat besi semakin usia kehamilan bertambah semakin meningkat kebutuhan zat besi. Hal ini seiring dengan meningkatnya volume darah. Zat besi diperlukan untuk menambah masa haemoglobin dan pembentukan mioglobin. Haemoglobin berfungsi untuk mengantarkan oksigen menuju organ tubuh yang diperlukan dalam proses metabolisme tubuh. Ibu hamil membutuhkan zat besi (Fe) untuk mencegah anemia yang dapat menghindari kematian akibat pendarahan pada saat persalinan. Tablet bezi dibutuhkan oleh ibu walaupun zat besi dapat diperoleh dari makanan. Pemerintah telah melaksanakan pemberian tablet zat besi dalam program ANC. Pemberian tablet zat besi diberikan pada selama kehamilan minimal 90 tablet.
Penulis : Lucia Yovita Hendrati
Taji, S. A. S., & Hendrati, L. Y. Analisis Kecenderungan Cakupan Pemberian Tablet Fe-3 dan Cakupan ANC K4 terhadap Kejadian Komplikasi Kehamilan di Surabaya Tahun 2019: Analisis Kecenderungan Cakupan Pemberian Tablet Fe-3 dan Cakupan ANC K4 terhadap Kejadian Komplikasi Kehamilan di Surabaya Tahun 2019. Amerta Nutrition, 7(1), 79–87
Dinkes Surabaya, Profil Kesehatan Kota Surabaya tahun 2019. https://dinkes.surabaya.go.id/portalv2/dokumen/Profil%20Kesehatan%20Kota%20Surabaya%202019.pdf, (diakses tanggal 9 Juli 2019)





