Universitas Airlangga Official Website

Komunitas Mikroalga di Perairan dan Sedimen Mangrove Surabaya

Mangrove merupakan kawasan pesisir yang menyimpan kandungan karbon tertinggi di daerah tropis. Bahkan disebutkan bahwa kandungan karbonnya tiga kali lipat daripada rata-rata karbon di daerah hutan tropis utama di daratan. Nutrien yang tersedia di kawasan mangrove ini dipercaya mampu mendukung pertumbuhan produsen primer ekosistem akuatik seperti mikroalga. Komunitas mikroalga di perairan dan sedimen Surabaya diamati oleh Nafisyah et al. (2023) di kawasan mangrove Wonorejo, Surabaya dengan area mangrove sebesar 73 ha. Penelitian dilakukan pada saat pasang (lima stasiun) dan surut (tiga stasiun) di musim penghujan (Desember 2021). Parameter pendukung seperti klorofil a, kandungan nutrien, potensi reduksi oksigen, oksigen terlarut, dan pH diukur secara in situ.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa mikroalga yang selalu ditemukan baik di perairan maupun sedimen kawasan mangrove Surabaya, yaitu Chaetoceros sp., Pleurosigma sp., dan Skeletonema sp. Hal ini menunjukkan adanya potensi besar baik pada perairan maupun sedimen sebagai sumber pakan alami bagi biota yang lebih besar seperti kerang, ikan, zooplankton karena spesies tersebut umum dimanfaatkan sebagai pakan alami dalam budidaya ikan maupun udang. Kelimpahan mikroalga di perairan dan sedimen mangrove Wonorejo Surabaya pada musim penghujan masing-masing berkisar 32 – 7.898 dan 15.200 – 17.200 sel/mL. Kelimpahan mikroalga tertinggi di perairan ditunjukkan pada kedalaman 0 m dimana penetrasi cahaya lebih tinggi sehingga dapat dimanfaatkan dengan baik untuk proses fotosintesis mikroalga. Sama halnya dengan kelimpahan mikroalga, hasil pengujian kandungan klorofil a menunjukkan tingginya kandungan pada sedimen mangrove (95 – 344,5 mg/m3) dibandingkan perairan (1,3 – 7,3 mg/m3). Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan pengamatan komunitas mikroalga pada musim penghujan,  kawasan mangrove Wonorejo, Surabaya dapat diklasifikasikan sebagai daerah oligotrofik.

Penulis:  Ayu Lana Nafisyah, S.Pi., M.Sc., Ph.D.

Jurnal: Microalgal in waters and sediments of Surabaya mangrove areas