Universitas Airlangga Official Website

Mahasiswa BBK 7 Gelar Program SAHABAT UMKM

UNAIR NEWS – Kolaborasi antar kelompok Mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) Universitas Airlangga kembali diwujudkan melalui program unggulan bertajuk “SAHABAT UMKM”. Sinergi antara BBK Manyar Sabrangan 1 dan 2 ini menghadirkan kegiatan pemberdayaan UMKM yang dilaksanakan pada Minggu, 26 Januari 2026, di RW 03 Manyar Sabrangan, Surabaya.

Dalam upaya mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 8 (Decent Work and Economic Growth), poin 9 (Industry, Innovation and Infrastructure), dan poin 17 (Partnership For The Goals), mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) Manyar Sabrangan menyelenggarakan kegiatan “SAHABAT UMKM” di RW 03 Manyar Sabrangan. Kegiatan kolaborasi BBK Manyar Sabrangan 1 dan 2 ini berfokus pada penguatan kapasitas pelaku UMKM melalui pendampingan pembukuan, pemanfaatan QRIS, serta fasilitasi sertifikasi halal, yang diawali dengan pembacaan tartil Al-Qur’an dan penampilan Tapak Suci sebelum sesi pemaparan materi.

Materi pertama disampaikan oleh narasumber dari Bank Mandiri KCP Surabaya RS Unair yang membahas secara komprehensif mengenai Kredit Usaha Rakyat (KUR), mulai dari mekanisme pengajuan, persyaratan, hingga proses pencairan dana. Dalam sesi diskusi, salah satu warga RW Manyar Sabrangan, Ibu Hartoyo, mengajukan pertanyaan terkait “rencana pengajuan KUR kembali setelah sebelumnya melunasi pinjaman, penggunaan jaminan kendaraan, serta ketentuan usia peminjam untuk pengembangan usaha kos-kosan”. Pertanyaan tersebut ditanggapi langsung oleh pihak Bank Mandiri sebagai bentuk edukasi finansial yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Selanjutnya, materi disampaikan oleh Adistiar Prayoga, S.EI., M.M. dari Pusat Halal Universitas Airlangga, yang menjelaskan manfaat sertifikasi halal, dokumen persyaratan yang harus dipenuhi oleh pelaku usaha, serta pemahaman mengenai kehalalan produk makanan berdasarkan dalil. Edukasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran pelaku UMKM akan pentingnya sertifikasi halal sebagai nilai tambah produk.

Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam menyimak materi dan diskusi yang berlangsung.khususnya pelaku usaha di wilayah Manyar Sabrangan. Ibu Siti Afifah, pelaku UMKM sekaligus warga RT 07 RW 03 Manyar Sabrangan, mengaku kegiatan BBK ini memberikan dampak positif bagi pelaku usaha di lingkungannya. Ia menilai, penyuluhan yang diberikan tidak hanya relevan, tetapi juga menjawab kebutuhan pelaku UMKM saat ini.

“BBK ini sangat membantu kami, baik sebagai warga maupun pelaku UMKM dan usaha jasa. Materinya lengkap, mulai dari perbankan sampai sertifikasi halal. Saya berharap kegiatan ini bisa berjalan lancar dan apa yang menjadi cita-cita adik-adik BBK, serta kami sebagai penerima materi, benar-benar tercapai dan bermanfaat bagi warga Manyar Sabrangan,” ujarnya.Testimoni Ibu Siti Afifah, pelaku UMKM Manyar Sabrangan.

Melalui kegiatan “SAHABAT UMKM”, mahasiswa BBK Manyar Sabrangan berupaya memberikan pendampingan yang aplikatif bagi pelaku UMKM di RW 03 Manyar Sabrangan, mulai dari digitalisasi pembayaran melalui QRIS, hingga pemahaman pentingnya sertifikasi halal. Kegiatan ini diharapkan mampu mendukung peningkatan kapasitas dan kemandirian UMKM secara berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.

Penulis: Mahasiswa BBK 7 Manyar Sabrangan