Universitas Airlangga Official Website

Mahasiswa FIKKIA UNAIR Tingkatkan Kesadaran Cegah Diabetes Mellitus Lewat Dapur Cerdas

Tim PKL FIKKIA Universitas Airlangga saat mendemonstrasikan pengolahan menu sehat sebagai upaya pencegahan Diabetes Mellitus kepada ibu kader Kelurahan Gombengsari. (Foto : TIM PKL)
Tim PKL FIKKIA Universitas Airlangga saat mendemonstrasikan pengolahan menu sehat sebagai upaya pencegahan Diabetes Mellitus kepada ibu kader Kelurahan Gombengsari. (Foto : TIM PKL)

UNAIR NEWS – Mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) Kelompok 1 Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) melaksanakan kegiatan Dapur Cerdas sebagai upaya edukasi pencegahan dan pengendalian Diabetes Mellitus (DM) di Kelurahan Gombengsari, Kamis (22/1/2026). Kegiatan itu diikuti oleh 29 peserta yang terdiri dari ibu kader dari berbagai lingkungan setempat.

Ketua tim, Agil Pamungkas menyampaikan Program Dapur Cerdas merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa PKL yang dirancang untuk menjawab permasalahan kesehatan masyarakat, khususnya meningkatnya risiko penyakit tidak menular seperti Diabetes Mellitus.  

“Melalui kegiatan ini, kami berupaya meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian DM melalui edukasi gizi seimbang serta praktik pengolahan makanan sehat berbasis dapur rumah tangga,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian materi edukasi kesehatan mengenai pengertian Diabetes Mellitus, faktor risiko, tanda dan gejala, serta komplikasi yang dapat terjadi apabila penyakit ini tidak dikendalikan dengan baik. Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif dan interaktif sehingga peserta dapat memahami informasi kesehatan dengan lebih mudah. Pada sesi ini, peserta juga diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi terkait kebiasaan makan serta pola hidup yang selama ini diterapkan.

Selanjutnya, peserta mendapatkan edukasi mengenai prinsip pola makan sehat dan gizi seimbang, baik untuk pencegahan maupun pengendalian Diabetes Mellitus. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya pengaturan porsi makan, pemilihan bahan makanan yang tepat, serta teknik pengolahan makanan yang dapat mempertahankan nilai gizi tanpa meningkatkan kadar gula darah. 

Agil juga berharap edukasi ini dapat menjadi bekal masyarakat dalam menyusun menu harian yang lebih sehat bagi keluarga. “Kami ingin meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai Diabetes Mellitus agar dapat melakukan pencegahan dan pengendalian sejak dini,” jelas agil.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi memasak menu sehat yang sesuai untuk pencegahan Diabetes Mellitus. Pada sesi ini, peserta diajak untuk menyaksikan secara langsung proses pengolahan makanan sehat menggunakan bahan-bahan yang mudah diperoleh dan terjangkau di wilayah Kelurahan Gombengsari.

Agil juga menjelaskan bahwa kegiatan Dapur Cerdas diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. “Melalui kegiatan Dapur Cerdas ini, kami berharap masyarakat dapat lebih memahami pentingnya pola makan sehat serta mampu mengolah makanan bergizi secara mandiri di rumah sebagai upaya pencegahan Diabetes Mellitus,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit tidak menular sejak dini.

Melalui kegiatan Dapur Cerdas, masyarakat Kelurahan Gombengsari diharapkan mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam penyusunan menu makanan sehat bagi keluarga. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular di tingkat keluarga maupun kelurahan.

Penulis : Dheva Yudistira Maulana

Editor : Khefti Al Mawalia