Universitas Airlangga Official Website

Mahasiswa FK UNAIR Raih Juara 1 Gastroenterohepatology di Regional Medical Olympiad 2025

Axel Jostanto dan Michael Purnama saat penyerahan trofi juara 1 RMO 2025 mewakili FK UNAIR. (foto: narasumber)
Axel Jostanto dan Michael Purnama saat penyerahan trofi juara 1 RMO 2025 mewakili FK UNAIR. (foto: narasumber)

UNAIR NEWS – Prestasi membanggakan diraih oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dalam ajang Regional Medical Olympiad (RMO) 2025 yang berlangsung pada 1–5 Oktober 2025 di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya.

Dalam kompetisi bergengsi ini, salah satu tim FK UNAIR berhasil meraih Juara 1 di cabang Gastroenterohepatology. Tim yang terdiri dari Axel Jostanto dan Michael Purnama berhasil mengungguli puluhan peserta dari berbagai perguruan tinggi.

Axel dan Michael terpilih setelah melalui proses seleksi internal yang ketat oleh para senior bidang digestif. Mereka juga menjalani pembinaan intensif yang mencakup pendalaman materi teori, latihan soal, hingga simulasi ujian praktik secara berkala.

“Awalnya saya bukan anak olimpiade, tapi karena bimbingan dari senior dan belajar bareng tim, kami bisa sampai titik ini,” ujar Axel.

Perjalanan menuju kemenangan ini melewati beberapa tahapan seleksi. Kompetisi bermula dengan Computer-Based Test (CBT) pada 2 Oktober sebagai babak penyisihan. Kemudian berlanjut ke ujian praktik OSPE & OSCE pada 3 Oktober di babak semifinal, dan puncaknya pada Lomba Cerdas Cermat (LCT) pada babak final tanggal 4 Oktober. Rangkaian kegiatan diawali dengan welcome party dan ditutup dengan city tour bersama seluruh peserta pada 5 Oktober.

Lalui Seleksi sebelum Mewakili

Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga sendiri mengirimkan 12 tim yang terdiri dari 24 mahasiswa dalam ajang ini. Setiap tim beranggotakan dua orang yang telah melalui seleksi akademik dan uji kemampuan dari masing-masing bidang.

Ajang RMO 2025 mencakup enam cabang lomba, yaitu Digestif (Gastroenterohepatology), Kardio-Respirasi, Muskuloskeletal, Neuropsikiatri, Infeksi Tropis, serta Urologi dan Reproduksi. Untuk cabang digestif, FK UNAIR melakukan seleksi internal khusus dan memilih empat delegasi terbaik untuk mewakili universitas.

Di balik keberhasilan ini, Axel mengungkapkan bahwa ia sempat merasa cukup tertekan karena belum memiliki banyak pengalaman dalam mengikuti lomba-lomba serupa.
“Nahh, ini lumayan sih, karena aku juga jarang ikut lomba-lomba jadi agak stres juga. Tapi untungnya MP (Michael Purnama) udah lumayan berpengalaman, jadi dia bisa bantu support juga, sama bikin beberapa strategi buat akhirnya bisa menang itu,” tambahnya. 

Penulis: Saffana Raisa Rahmania

Editor: Ragil Kukuh Imanto