UNAIR NEWS – Mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) gelar advokasi kesehatan pada Selasa (3/2/2026) di Balai Kelurahan Kalipuro. Acara ini dihadiri oleh seluruh perangkat Kelurahan Kalipuro, perwakilan Puskesmas Klatak, MA Ibrahimy, SMPN 02 Kalipuro, Tim Penggerak PKK, serta para kader TBC.
Nayla Aurora selaku perwakilan tim PKL menyampaikan bahwa Kader GEMPITA BERDAYA telah berhasil melaksanakan kegiatan skrining terhadap 450 warga Kelurahan Kalipuro, khususnya dalam upaya deteksi dini Penyakit Tuberkulosis (TBC). Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para kader atas dedikasi, komitmen, dan peran aktif yang telah diberikan dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Kader GEMPITA BERDAYA yang telah berperan aktif dan berkomitmen dalam pelaksanaan skrining TBC. Capaian ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara mahasiswa, kader, dan stakeholder setempat mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kelurahan Kalipuro,” ujarnya.
Upaya Preventif Berkelanjutan
Acara diawali dengan pemberian penghargaan (rewarding) kepada peserta yang terlibat aktif dalam rangkaian kegiatan PKL. Penghargaan diberikan kepada peserta terbaik Program KALIPURO CERAH yang menyasar remaja Palang Merah Remaja (PMR) SMPN 02 Kalipuro serta Program DAPUR TENSI yang ditujukan kepada ibu-ibu PKK Kalipuro Asri. Selain itu, tim PKL juga menyerahkan ucapan terima kasih kepada instansi yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan program, di antaranya MA Ibrahimy dan SMPN 02 Kalipuro.
Kepala Kelurahan Kalipuro, Salim Safi’, menyampaikan rasa bangga atas capaian tim PKL yang dinilai mampu terjun langsung dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa keberadaan Kader GEMPITA BERDAYA memiliki peran strategis sebagai ujung tombak upaya promotif dan preventif kesehatan di tingkat kelurahan.
“Saya merasa bangga dengan mahasiswa PKL yang telah bekerja nyata dan memberi dampak langsung bagi masyarakat Kalipuro. Kehadiran Kader GEMPITA BERDAYA sangat penting dan diharapkan dapat terus berperan aktif dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Penguatan Edukasi Kesehatan
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dari UNAIR kepada MA Ibrahimy dan SMPN 02 Kalipuro sebagai bentuk penguatan sinergi dan keberlanjutan program kesehatan berbasis sekolah. Tim PKL juga melaksanakan advokasi keberlanjutan Program KALIPURO CERAH melalui pemanfaatan kartu kendali rendah garam untuk mencegah konsumsi makanan tinggi garam yang berisiko menyebabkan hipertensi pada remaja.
Selain itu, advokasi program DAPUR TENSI dilakukan dengan mendorong ibu-ibu PKK Lingkungan Kalipuro Asri untuk terus menerapkan buku resep anti-hipertensi sebagai panduan pengolahan makanan sehat rendah garam dalam kehidupan sehari-hari.
“Advokasi ini tidak hanya berhenti pada kegiatan edukasi, tetapi juga diarahkan pada keberlanjutan program agar dapat terus diterapkan secara mandiri oleh masyarakat. Kami berharap kartu kendali rendah garam dan buku resep anti-hipertensi dapat menjadi alat bantu yang digunakan secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari,” papar Nayla.
Penulis : Dheva Yudistira Maulana
Editor : Khefti Al Mawalia





