Mahasiswa Universitas Airlangga yang tergabung dalam program Belajar Bersama Komunitas (BBK) Kelompok 7 Kalisari melaksanakan serangkaian kegiatan pengabdian masyarakat di RW 3 Kelurahan Kalisari, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya. Kegiatan ini mencakup bidang pemberdayaan ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan lingkungan sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Dalam bidang ekonomi, mahasiswa melaksanakan program digitalisasi UMKM melalui pendampingan pembuatan QRIS, pendaftaran Google Maps, serta pelatihan desain banner promosi. Sejumlah UMKM yang terlibat antara lain Warkop Alsila, Toko Rafa, Kerupuk Bu Ana, dan Laundry Mimi. Selain itu, mahasiswa juga menjalankan program UMKM Telur Berdaya dengan melibatkan pelaku usaha lokal sebagai penyedia telur rebus untuk mendukung edukasi gizi siswa. “Kami ingin UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu berkembang melalui pemanfaatan teknologi digital,” ujar Maryam Hanifa Hakim selaku penanggung jawab program. Di bidang kesehatan, mahasiswa menyelenggarakan kegiatan “Senyum Manis Setiap Hari” di SD Al-Huda. Kegiatan ini berfokus pada edukasi kesehatan gigi dan kebersihan diri melalui penyampaian materi interaktif serta praktik langsung. Sebanyak 29 siswa mengikuti kegiatan ini dengan antusias. “Anak-anak sangat aktif dan mampu mempraktikkan cara menyikat gigi yang benar, sehingga materi dapat tersampaikan secara efektif,” tutur Febri Ferbiola Effendi, penanggung jawab kegiatan.
Sementara itu, dalam bidang pendidikan, mahasiswa melaksanakan program “Cerdas Sejak Dini” di PAUD Kartini. Pembelajaran dikemas secara interaktif melalui media PowerPoint, worksheet, serta dongeng edukatif dengan tema alam semesta dan nilai keagamaan. Menurut Anindita Chayara selaku penanggung jawab program, “Pendekatan pembelajaran ini dirancang untuk menstimulasi kreativitas, konsentrasi, dan motorik anak sejak usia dini.” Mahasiswa juga melaksanakan program SIP-JELITA sebagai upaya mitigasi pencemaran lingkungan melalui sosialisasi pengelolaan minyak jelantah bekerja sama dengan mitra pengolah limbah. Kegiatan ini ditujukan kepada ibu-ibu PKK RW 3 Kalisari. “Kami berharap masyarakat dapat mengelola minyak jelantah secara bertanggung jawab sekaligus memperoleh nilai ekonomi darinya,” ujar Fathihul Ikhsan Sugiharto, koordinator kegiatan. Melalui rangkaian kegiatan ini, mahasiswa UNAIR berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi, kualitas pendidikan, kesehatan masyarakat, serta kesadaran lingkungan di wilayah Kalisari. Program ini juga menjadi sarana. pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu pengetahuan secara langsung di tengah masyarakat.





