UNAIR NEWS – Mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil menjadi finalis II dalam Kompetisi Poster Infografis Tematik Nasional AAI Awards 2024. Ia adalah Ahmada, mahasiswa Fakultas Vokasi. Ahmada bercerita bahwa prestasi itu bermula dari coba-coba, hingga akhirnya ia resmi menerima penghargaan menjadi finalis II pada Minggu (10/8/2024). Kompetisi Infografis Tematik Nasional tersebut adalah besutan Asosiasi Arsiparis Indonesia (AAI) dengan kategori lomba Pendidikan Vokasi Kearsipan, yang bertempat di Universitas Indonesia, pada Sabtu (27/7/2024).
Ahmada menjelaskan, bahwa ia mendapatkan informasi lomba tersebut dari pihak Kearsipan UNAIR. Ia menyatakan bahwa niat mengikuti lomba tersebut muncul dari dirinya sendiri, sehingga memutuskan untuk mendaftarkan diri pada akhirnya. Sempat terbesit keraguan sebenarnya, karena ia merasa tidak memiliki keterkaitan sama sekali dengan bidang arsip.
“Sebenarnya setelah tahu ada lomba ini yang pendaftarannya gratis dengan hadiah yang lumayan, aku coba-coba aja. Siapa tahu lolos. Karena ternyata lombanya bukan yang murni berfokus pada kearsipan aja. Jadi, saya coba untuk berfokus pada kearsipan di bidang kesehatan, karena kebetulan saya juga mahasiswa kesehatan,” ujarnya.
Dalam proses perlombaan ini, Ahmada banyak mendapatkan bantuan pihak Kearsipan UNAIR. Sehingga ia merasa lebih mudah dalam menyesuaikan isi dari informasi yang tercantum. “Semua mahasiswa UNAIR yang ikut lomba ini pasti mendapatkan bantuan pihak Kearsipan UNAIR. Jadi sistemnya, beberapa kali kita Zoom Meeting untuk menyesuaikan dan konsultasi terkait kearsipan yang sesuai sama yang diminta AAI Awards,” tuturnya.
Ketahui Kearsipan Lebih Dalam
Ahmada menegaskan, bahwa salah satu niatnya untuk mengikuti kompetisi ini juga karena merasa bahwa bidang kearsipan berperan penting dan banyak dibutuhkan. Sembari mengikuti lomba, ia juga sembari belajar mengetahui lebih dalam mengenai bidang arsip. “Aku juga pengin belajar tentang arsip, dan kebetulan ini ada lomba arsip. Jadi ya sudah yakin aja dulu buat ikut,” papar Ahmada.
Melalui perlombaan tersebut, Ahmada mengetahui bahwa arsip sangat penting dalam kehidupan dan bahwa arsip bukan sesuatu yang sederhana. Sebagai seorang yang masih awam dalam dunia arsip, Ahmada mengaku bahwa ia masih harus banyak belajar mengenai arsip. Terlebih peserta yang mengikuti lomba mayoritas adalah mahasiswa kearsipan.
“Hambatannya mungkin di bagian isi, karena mayoritas sainganku itu anak arsip. Di mana mereka pasti mencantumkan informasi yang lebih banyak. Kalau aku sendiri mungkin lebih ke informasi yang sederhana gitu sih,” ucap Ahmada.
Selama proses perlombaan Ahmada tidak luput dari tantangan. Walaupun pada akhirnya bisa teratasi. “Peluang apa pun itu pasti bisa kita jangkau. Walaupun mungkin penuh keraguan atau takut, karena kita tidak akan pernah tau apa yang menunggu di depan, kalau kita tidak mencoba,” ujarnya pada akhir.
Penulis : Zahwa Najiba Putri Malika
Editor : Yulia Rohmawati





