Universitas Airlangga Official Website

Mahasiswi UNAIR Raih 5 Besar Kartini’s Digital Impact Award 2025 Berkat Kreativitas dan Semangat Berdaya

Asriani Muflihah, mahasiswi S2 FKM UNAIR berhasil masuk dalam lima besar Kartini’s Digital Impact Award pada ajang Kartini’s Empowerment Symposium 2025. (Foto: Istimewa)
Asriani Muflihah, mahasiswi S2 FKM UNAIR berhasil masuk dalam lima besar Kartini’s Digital Impact Award pada ajang Kartini’s Empowerment Symposium 2025. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Mahasiswi S2 Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UNAIR kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Asriani Muflihah berhasil masuk dalam lima besar Kartini’s Digital Impact Award pada ajang Kartini’s Empowerment Symposium 2025, kegiatan yang digagas untuk menginspirasi perempuan agar berani, berdaya, berdampak, dan berempati layaknya sosok Raden Ajeng Kartini.

Kreativitas Digital yang Menginspirasi

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (11/10/2025) di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KEMENPPPA) RI tersebut menghadirkan dua narasumber inspiratif, yaitu Sherly Annavita, Influencer dan Content Creator, serta Keishabel, Duta Inspirasi sekaligus Abang None Jakarta Barat. Melalui sesi materi dan diskusi kelompok, peserta diajak untuk mengenali potensi diri, berani berpikir kritis, serta berperan aktif dalam kepemimpinan perempuan masa kini.

Dalam kategori Kartini’s Digital Impact Award, Asriani menonjol berkat konten video inspiratif yang ia unggah di media sosial. “Saya mengoptimalkan kreativitas dalam mengedit video, memikirkan konsepnya sejak awal, dan melihat referensi dari berbagai platform. Hasilnya, konten saya mendapat engagement positif serta membawa pesan pemberdayaan perempuan,” ungkapnya.

Kreativitas dan pesan inspiratif dalam konten itu menjadi nilai tambah yang mengantarkannya meraih posisi lima besar dari ratusan peserta lainnya.

Tantangan di Tengah Kesibukan Akademik

Meski berhadapkan pada jadwal padat, semangatnya tidak surut. “Sebelum kegiatan, saya sedang menjalani Ujian Tengah Semester (UTS) pada Kamis dan Jumat. Sore setelah ujian, saya langsung berangkat ke Jakarta naik kereta, dan keesokan paginya langsung mengikuti kegiatan,” ujarnya.

Ia juga menuturkan bahwa fokus utama dalam persiapan adalah menjaga kesehatan agar tetap optimal. Selain itu, karena memiliki kemampuan di bidang video editing, ia sengaja menargetkan kategori Digital Impact Award sejak awal.

Mengikuti Kartini’s Empowerment Symposium 2025 menjadi pengalaman berharga bagi Asriani. “Bertemu orang-orang hebat dengan latar belakang berbeda membuat saya bersemangat untuk terus berkembang dan menginspirasi. Forum seperti ini penting bagi perempuan agar bisa berkolaborasi dan menciptakan dampak positif,” tuturnya.

Ia juga berpesan kepada mahasiswa UNAIR lainnya untuk terus mencari lingkungan positif. “Kalau kamu kehilangan motivasi, coba ikut kegiatan bersama orang-orang inspiratif. Energi mereka bisa menular dan memunculkan semangat baru untuk berprestasi,” pesannya.

Meski menggunakan dana pribadi karena waktu pengajuan proposal yang singkat, semangatnya tidak berkurang sedikit pun. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa dedikasi, kreativitas, dan semangat belajar dapat membawa mahasiswa UNAIR untuk terus berdaya dan berdampak di kancah nasional.

Penulis: Samudra Luhur

Editor: Ragil Kukuh Imanto