Universitas Airlangga Official Website

Manfaat Kulit Buah dari Zat Sisa Limbah Pertanian sebagai Bahan Alternatif Herbal Alami Anti Kanker

Foto by Waste4Change

Kanker adalah salah satu jenis penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel yang bersifat abnormal. Salah satu perawatan kanker adalah dengan menggunakan pendekatan berbasis obat kemoterapi yang bekerja dengan cara mempengaruhi siklus sel dan proses mitosis dan juga menghentikan progresi kanker. Terapi berbasis kemoterapi memiliki efek yang dapat diamati secara langsung pada kulit, rambut, sumsum tulang, darah, tractus gastrointestinal, dan ginjal, sehingga terapi dengan menggunakan obat kemoterapi mendapatkan perhatian khusus dan perlu dicari bahan alternatif.

Salah satu bahan terapi yang menjadi alternatif memiliki kemampuan untuk menyebabkan kematian pada sel kanker tetapi tidak pada sel yang sehat. Salah satu bahan alternatif tersebut adalah kulit buah yang merupakan sumber utama limbah pertanian yang dapat mencemari tanah, air, dan kesehatan manusia. Menurunkan jumlah limbah pertanian berbasis kulit buah tidak mungkin dilakukan sehingga cara yang efektif dengan mengolah limbah kulit buah tersebut menjadi suatu bahan bioaktif terhadap sel kanker. Kulit buah yang dapat digunakan dapat berupa kulit buah jeruk, kulit buah manga, dan kulit buah manggis. Kulit-kulit buah tersebut mengandung senyawa kimia, seperti: flavonoid, saponin, tannin, alkaloid, dan polifenol. Polifenol sebagai senyawa metabolit sekunder dari tanaman terakumulasi pada bagian daun, buah, akar, dan batang dengan yang paling banyak ditemui dalam bentuk flavonoid. Flavonoid dapat digunakan sebagai salah satu bahan aktif alternatif karena memiliki kemmapuan dalam menghambat proliferasi sel kanker pada berbagai macam jenis fase pada siklus sel.

Hal ini sesuai dengan penelitian berbasis penelusuran studi Pustaka oleh Fahria dkk pada tahun 2023 dan telah dimuat di jurnal internasional terindeks scopus. Pada jurnal ini, disebutkan bahwa kandungan flavonoid pada limbah berbasis kulit buah dapat digunakan sebagai salah satu bahan herbal alternatif untuk perawatan dan pencegahan terhadap kanker karena memiliki kandungan polifenol dan fitosterol yang tinggi sehingga dapat berperan sebagai bahan anti-kanker. Namun, tentunya penemuan ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut berbasis studi sitotoksisitas, dan uji keamanan kulit buah sebagai bahan limbah pertanian pada makhluk hidup untuk dapat mengetahui efek rebung sebagai bahan herbal alternatif anti-kanker.

Penulis: Prof. Dr. Theresia Indah Budhy, drg., M.Kes., Sp.PMMF(K)

Informasi lebih detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di: https://medic.upm.edu.my/upload/dokumen/2023030716033031_0550.pdf   

Fahria Fahria, Alexander Patera Nugraha, Ifuling Audrein Yansen, Deddy Adam, Theresia Indah Budhy. [2023] Potential of Flavonoids in Fruit Peel from Agricultural Waste on Cancer Cell Growth Through Expression of Ki 67: A Review. Malaysian Journal of Medicine and Health Sciences Vol. 19(3), pp: 166-171