Bawang putih merupakan tanaman yang mengandung beberapa bioaktif komponen. Bawang putih yang difermentasi dapat digunakan sebagai bahan makanan mentah untuk diformulasikan menjadi makanan fungsional. Mengonsumsi makanan fungsional, seperti pastilles yang mengandung bawang putih yang difermentasi, dapat meningkatkan kekebalan tubuh.
Telah dilakukan penelitian dengan tujuan untuk menganalisis preferensi penerimaan dan nilai gizi dalam pastilles. Desain penelitian adalah eksperimental acak. Dilakukan uji organoleptik
dengan panelis yang tidak terlatih yaitu masyarakat lanjut usia yang tinggal di Mulyosari, Surabaya, Jawa Timur.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pastilles dengan tepung sagu dan esens mint merupakan formula yang paling disukai dengan skor di atas 40%. Penambahan bubuk sagu dan sari daun mint dapat meningkatkan penerimaan panelis untuk semua parameter (warna, bau, rasa, dan tekstur). Pastilles yang mengandung bawang putih yang difermentasi memberikan nutrisi yang cukup seperti protein, vitamin A dan C, kalsium, dan zinc, dengan komponen bioaktif seperti
polifenol, dan flavonoid. Pastilles berfungsi sebagai salah satu jajanan fungsional yang direkomendasikan untuk di konsumsi lansia dengan porsi 10 g atau 4 butir pastilles dalam sehari. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pastiles dengan Fermented Garlic dapat diterima dengan baik oleh panelis.
Penulis : Annis Catur Adi, Heni Rachmawati, Emyr Reisha Ishaura, Farapti Farapti, Wizara Salisa, Mohammad Fahmi Rasyidi dan Nuthathai Sutthiwong
Baca juga: Efektifitas Ekstrak Bawang Putih Tunggal pada Profil Hematologis Tikus Sparague Dawley Jantan





