Universitas Airlangga Official Website

Manifestasi Klinis dan Luaran Kehamilan COVID-19 di Rumah Sakit Rujukan di Pusat Pandemis di Indonesia

Foto by Hermina Hospitals

Sejak kasus pertama COVID-19 diumumkan di Wuhan, China (31 Desember 2019) virus ini telah menginfeksi lebih dari 30 juta orang dan menyebabkan kematian jutaan orang. Indonesia menjadi salah satu pusat penyebaran COVID-19 terbesar di Asia Tenggara. Ibu hamil dengan COVID-19 menjadi tantangan tersendiri bagi layanan kesehatan di Jawa Timur, khususnya Surabaya. Pada awal pandemi hanya ada 4 rumah sakit rujukan di surabaya yang dapat menangani kasus COVID-19 pada kehamilan, salah satunya di RS Universitas Airlangga. Sampai saat ini efek COVID-19 pada kehamilan masih menjadi pertanyaan karena data yang terbatas. Berdasarkan permasalahan di atas, maka kami melakukan studi untuk menganalisa manifestasi klinis dan luaran kehamilan pada ibu yang terinfeksi COVID-19 di RS Universitas Airlangga.

Penelitian ini memiliki desain cohort prospektif dan melibatkan semua ibu hamil dengan kecurigaan COVID-19. Partisipan dibagi menjadi dua kelompok: COVID-19 dan non COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan RT-PCR SARS-CoV-2. Karakteristik klinis, hasil laboratorium, dan luaran kehamilan dibandingkan antara kedua kelompok.

Dari 141 ibu hamil dengan kecurigaan COVID-19, 62 kasus terkonfirmasi COVID-19 (43.9%), sedangkan 79 terbukti negatif (56.1%). Manifestasi klinis dan laboratoris antara kedua kelompok tidak berbeda signifikan (p>0.05). Namun angka kematian maternal yang disebabkan langsung oleh COVID-19 secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelompok non COVID-19 (8.3% vs 1.3%; p=0.044; OR: 6.91, 95% CI: 0.79-60.81).

Kami berkesimpulan bahwa manifesatasi klinis dan laboratoris antara kelompok ibu hamil yang terinfeksi dan tidak terinfeksi COVID-19 tidak berbeda. Namun dengan situasi pandemi di Indonesia, maka COVID-19 secara signifikan meningkatkan risiko kematian ibu secara langsung atau tidak langsung.    

Penulis: Muhammad Ilham Aldika Akbar, et al

Link Jurnal: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC8784935/