n

Universitas Airlangga Official Website

Marlyn Susanti, Wisudawan Terbaik S-3 FKM Siap Berbagi Ilmu

marlyn susanti
Marlyn Susanti Junias, siap untuk berbagi ilmu. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Dalam menempuh pendidikan atau studi, Dr. Marlyn Susanti Junias, ST., M.Kes., selalu berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai hasil yang terbaik. Gelar dan capaian yang Marlyn peroleh itu, ia persembahkan kedua untuk orang tua, suami, dan anak-anaknya.

”Puji Tuhan setiap tantangan dapat saya hadapi dengan ikhlas dan terselesaikan dengan baik,” tutur lulusan program studi S-3 Ilmu Kesehatan pada Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga. Ia lulus terbaik dengan meraih IPK 3,85.

Setelah ditetapkan sebagai wisudawan terbaik, Marlyn bersyukur atas pencapaian tersebut. Sebelumnya, ia mengaku sempat tak percaya ketika diberitahu tentang predikat wisudawan terbaik tersebut dalam wisuda kali ini. Ia bahkan sempat mengecek kembali informasi tersebut: benar atau salah. Itu untuk meyakinkan dirinya saja.

“Sebelumnya saya tidak mengetahui informasi tentang wisudawan terbaik, saya pastikan karena takut salah,” kata lulusan program Master yang juga di UNAIR ini.

Dibalik pencapaiannya itu,  Marlyn menghadapi berbagai tantangan. Misalnya, selama proses perkuliahan ia harus menyesuaikan diri dengan situasi. Tantangan berat lainnya adalah berpisah dengan keluarga. Namun, perempuan asal Kupang, NTT, ini menghadapinya dan memegang teguh semangat, ketekunan, dan kesabaran.

Dalam disertasinya, ia membahas tentang sanitasi lingkungan, khususnya perilaku buang air besar (BAB) di sembarang tempat. Hal ini dipicu oleh faktor keterbatasan ekologi dan sosial budaya yang mempengaruhi perilaku masyarakat. Pada dasarnya perilaku tersebut dapat dikurangi dengan pendekatan yang bersifat etnis lokal dan holistik secara lingkungan. Sehingga, kesadaran masyarakat terhadap kebersihan dan melakukan BAB di jamban dapat terus dilakukan.

Penelitiannya berjudul “Pendekatan Eklektik Holistik Untuk Mengurangi Perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS)” dilakukan di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Marlyn menyampaikan rasa terima kasihnya kepada promotor Prof. Mukono dan ko-promotor Dr. Windhu Purnomo.

Usai lulus dari UNAIR, ia akan kembali membagikan ilmunya di Universitas Nusa Cendana dan mengerjakan proyek lingkungan bersama pemerintah setempat. (*)

 

Penulis: Siti Nur Umami

Editor: Defrina Sukma Satiti