Lernaea adalah salah satu parasit pada ikan yang sering dikenal di kalangan petani budidaya ikan sebagai cacing jangkar atau dalam istilah asing anchor worm. Parasit sendiri dapat diartikan sebagai organisme yang mengambil keuntungan dari organisme lain yang digunakan sebagai tempat hidupnya. Artinya, keberadaan Lernaea pada ikan sangat merugikan karena aktivitas mengambil keuntungan, berupa nutrisi atau makanan, dari inangnya. Lernaea sendiri secara taksonomi bukan berasal dari golongan cacing, namun karena bentuk tubuhnya yang memanjang, maka secara kasat mata tampak seperti cacing yang menempel di tubuh ikan.
Lernaea sendiri menurut taksonomi merupakan parasit Arthropoda-Crustacea. Parasit ini dapat mengakibatkan kerugian yang signifikan pada budidaya ikan karena adanya penempelan menggunakan anchor/jangkar untuk menancap pada inangnya, sehingga mengakibatkan luka dan potensi adanya infeksi sekunder, berjung pada terjadinya kematian.
Infestasi Lernaea dilaporkan terjadi pada Ikan Tor (Tor tambroides) dengan predileksi (tempat perlekatan) pada operculum, sirip, mulut, bagian tubuh anteroventral, insang, dan mata. Lima jenis Lernaea ditemukan menginfestasi Ikan Tor yang diproduksi pada kolam budidaya ikan. Lernaea cyprinacea menjadi spesies yang mendominasi kejadian ini, dengan mulut dan operculum menjadi organ yang paling banyak ditemukan terinfestasi. Jenis Lernaea, Lernaea vastatrix ditemukan mendominasi mulut, Lernaea oryzophila ditemukan mendominasi sirip, dan Lernaea papuensis ditemukan mendominasi insang dan sirip. Adanya pola agregasi yang berbeda ini menunjukkan masing-masing jenis Lernaea memiliki pola distribusi yang berbeda-beda. Pada Lernaea yang menginfestasi ikan Tor juga ditemukan 1 (satu) jenis Lernaea yang belum dapat teridentifikasi. Hal ini dikarenakan adanya bentuk jangkar yang tidak ditemukan pada literasi sebelumnya. Hal ini mengungkapkan adanya pola adaptasi dari Lernaea untuk dapat hidup di tubuh inangnya melalui modifikasi bentuk anchor/jangkar sebagai alat perlekatan.
Oleh : Putri Desi Wulan Sari





