Universitas Airlangga Official Website

Membela Petani Lewat Teknologi, Mahasiswa UNAIR Raih Gold Medal IPITEX 2026

UNAIR NEWS – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) di kancah internasional. Empat mahasiswa lintas disiplin berhasil meraih Gold Medal pada ajang Bangkok International Intellectual Property, Invention, Innovation, and Technology Exposition (IPITEX) yang diselenggarakan oleh National Research Council of Thailand (NRCT) pada tanggal 5–9 Januari 2026 di Bangkok, Thailand.

Keempat mahasiswa tersebut adalah Fionna Nur Illahi (S1 Ekonomi Islam), Aulia Rahmah Fitriah (S1 Farmasi), Iriena Feyza Zafira Rosyidi (S1 Farmasi), dan Raihan Adz Dzikra (S1 Hukum). Dalam kompetisi tersebut, tim mahasiswa Universitas Airlangga berkolaborasi dengan mahasiswa dari Universitas Negeri Surabaya dan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya untuk menghadirkan inovasi bertajuk HerBlocX: A Blockchain-Based Platform as a Digital Bridge for Fair, Transparent, and Sustainable Trading Export.

HerBlocX dirancang sebagai solusi atas berbagai permasalahan struktural dalam sistem ekspor bahan baku herbal Indonesia, seperti rendahnya transparansi rantai pasok, praktik adulterasi, serta lemahnya posisi tawar petani di pasar global. Melalui pemanfaatan teknologi blockchain, HerBlocX memungkinkan pencatatan data secara aman, transparan, dan tidak dapat dimanipulasi, mulai dari asal bahan baku, kualitas produk, hingga proses distribusi.

Salah satu anggota tim menjelaskan bahwa HerBlocX tidak hanya berfungsi sebagai platform digital, tetapi juga sebagai jembatan edukasi dan komunitas pemberdayaan petani. “HerBlocX kami rancang tidak sekadar sebagai marketplace atau sistem ekspor, tetapi juga sebagai ruang edukasi bagi petani agar mereka memahami nilai, potensi, dan standar produk herbal di pasar global,” ujarnya.

Melalui komunitas HerBlocX, petani diberikan akses terhadap informasi harga internasional, standar mutu ekspor, serta edukasi berkelanjutan mengenai praktik perdagangan global. Dengan demikian, petani tidak hanya menjadi pemasok bahan mentah, tetapi juga aktor yang berdaya dan memiliki posisi tawar yang lebih kuat.

Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen mahasiswa Universitas Airlangga dalam menghadirkan inovasi berbasis teknologi yang berdampak sosial. Keberhasilan HerBlocX di IPITEX 2026 diharapkan dapat mendorong pengembangan lebih lanjut dan implementasi nyata sebagai solusi ekspor herbal Indonesia yang adil, transparan, dan berkelanjutan.

Penulis: Iriena Feyza Zafira Rosyidi