Universitas Airlangga Official Website

Menelusuri Akar Strategis Konfusianisme dalam Kebijakan Luar Negeri Kontemporer Tiongkok

sumber: American Affairs 2025

Artikel yang ditulis oleh Probo Darono Yakti, Siti Rokhmawati Susanto, I Gede Wahyu Wicaksana, dan Nadya Afdholy ini menelusuri secara mendalam bagaimana nilai-nilai Konfusianisme membentuk budaya strategis Tiongkok dan memengaruhi kebijakan luar negeri di era Xi Jinping. Dengan mengusung konsep pendekatan defensif-moderat, artikel ini memadukan teori hubungan internasional seperti konstruktivisme, realisme defensif, balance of threat, dan soft power untuk menawarkan pembacaan yang lebih komprehensif terhadap perilaku diplomatik Tiongkok dalam tatanan global yang multipolar.

Pendekatan ini terlihat jelas dalam pengelolaan hubungan Tiongkok dengan Amerika Serikat dan India. Dalam menghadapi AS, Beijing mengedepankan moderasi dan kehati-hatian: menahan diri saat perang dagang, mengelola ketegangan di Laut Tiongkok Selatan, dan tetap membuka kanal diplomasi meski tekanan meningkat. Sementara dalam relasi dengan India, Tiongkok menunjukkan sikap yang lebih asertif di isu perbatasan seperti di Doklam dan Galwan, namun tetap membuka ruang untuk dialog dan kerja sama di forum multilateral seperti BRICS dan SCO. Analisis ini menyoroti peran nilai-nilai Konfusianisme seperti harmoni (和, ), keseimbangan (中庸, zhōng yōng), kepemimpinan moral (仁, rén), dan penghormatan terhadap hierarki (礼, ) sebagai bingkai yang memungkinkan Tiongkok memadukan kekuatan material dengan legitimasi normatif.

Artikel ini menegaskan bahwa kebijakan luar negeri Tiongkok tidak bisa dijelaskan semata-mata melalui lensa materialis. Warisan budaya strategis berbasis Konfusianisme menjadikan kebijakan luar negeri Tiongkok lebih hati-hati, adaptif, dan berorientasi pada stabilitas jangka panjang. Konsep defensive-moderate Confucian approach yang diperkenalkan artikel ini membuka kerangka analitis baru dalam studi hubungan internasional, sekaligus mengajak pembaca memahami dinamika kekuasaan global dengan perspektif yang lebih kontekstual, berakar pada nilai-nilai historis, dan selaras dengan ambisi Tiongkok untuk tampil sebagai kekuatan global yang membawa stabilitas dan harmoni.

Referensi Artikel SCOPUS

Yakti, P. D., Susanto, S. R., Wicaksana, I. G. W., & Afdholy, N. (2025). Tracing the strategic roots of Confucianism in China’s contemporary foreign policy. Masyarakat, Kebudayaan dan Politik, 38(2), 202–214. https://doi.org/10.20473/mkp.V38I22025.202-214

Data Penulis

Nama Lengkap            : Probo Darono Yakti, Siti Rokhmawati Susanto, I Gede Wahyu

  Wicaksana, & Nadya Afdholy

NIP                             : 199507152022013101

Nomor HP                   : +62-821-3104-7301

Judul Artikel Jurnal     : Tracing the Strategic Roots of Confucianism in China’s Contemporary Foreign Policy

Link Artikel                : https://doi.org/10.20473/mkp.V38I22025.202-214