Universitas Airlangga Official Website

Mindful Marketing, Konsep Pemasaran yang Efektif dan Etis

Tahun 2020 merupakan tahun dimana penyebaran massif virus COVID-19 di dunia. Pandemi COVID-19 yang menyebar di seluruh dunia telah mengubah kebiasaan masyarakat yang awalnya bebas beraktivitas di luar rumah menjadi terbatas, dimana pekerjaan dikerjakan secara daring. Pandemi COVID-19 tidak hanya mengubah gaya hidup dan perekonomian masyarakat, namun juga berdampak pada sistem pendidikan perguruan tinggi di seluruh dunia. Dalam Upaya pencegahan COVID-19, berbagai perguruan tinggi menerapkan sistem pembelajaran daring. Pembelajaran daring ini menjadi tantangan baru bagi mahasiswa maupun dosen dalam mengadopsi sistem pembelajaran yang menggunakan teknologi digital.

Pembelajaran daring dalam hal ini E-Learning yang merupakan metode pembelajaran melalui aplikasi video conference seperti google meet dan zoom, serta melalui aplikasi ruang belajar daring seperti google classroom yang telah diterapkan di berbagai disiplin ilmu. Pembelajaran daring ini menjadi tantangan tersendiri bagi jurusan kesehatan (pendidikan dokter, pendidikan dokter gigi, dan ilmu bedah) dikarenakan perlu adanya pelaksanaan prosedur klinis yang biasanya dilakukan praktik langsung di rumah sakit menjadi praktik jarak jauh dengan memanfaatkan teknologi internet. Penerapan pembelajaran daring ini menuai banyak ketidakpuasan mahasiswa. Mahasiswa merasa bahwa penerapan pembelajaran online ini mengurangi keterampilan mereka dalam hal praktik dan juga pemahaman terhadap materi kuliah.

Untuk menjawab dilema tersebut, konsep Mindful Marketing menjadi alternatif cara untuk bisa membuat konsumen (para mahasiswa puas) dengan sistem pembelajaran daring yang diberlakukan. Apa itu konsep Mindful Marketing? Dan seperti apa e-learning yang sesuai dengan konsep Mindful Marketing?

Penulis: Dr. Dien Mardhiyah, S.E., M.Si.

Baca lengkapnya di artikel dengan judul Exploration of Mindful Learning Systems in Medical Education in The COVID-19 Pandemic Era.