Universitas Airlangga Official Website

Modal Sosial dan Kinerja Perusahaan Born Global

Salah satu faktor penting dalam meningkatkan peran internasionalisasi dalam pertumbuhan ekonomi adalah melalui ekspor Born Global. Ekspor ini dapat terjadi jika perusahaan mempunyai kemampuan jaringan yang kuat, termasuk Modal Sosial dan jaringan sosialnya. Meskipun perusahaan Born Global kekurangan sumber daya, jika mereka mendapatkan manfaat dari jaringan yang diciptakan sebelum internasionalisasi, termasuk ikatan Modal Sosial awal, maka hal ini dapat mempercepat ekspansi internasional mereka. Penelitian yang ada juga menemukan bahwa keterampilan berjejaring dengan mitra penting di luar negeri dan Modal Sosial mungkin merupakan kontributor signifikan terhadap kinerja perusahaan Born Global. Keterampilan jaringan dan kolaborasi yang unggul dengan perantara dan mitra penting lainnya di luar negeri kemungkinan besar akan meningkatkan kinerja di seluruh perusahaan Born Global. Selain itu, Modal Sosial merupakan kunci dalam operasi Born Global di pasar yang jauh dan cenderung memiliki karakteristik yang dinamis. Bukti menunjukkan pentingnya peran jaringan sosial bagi para pelaku internasionalisasi baru.

Tujuan dari makalah ini adalah untuk meninjau secara sistematis penelitian terhadap para pendiri Born Global dan Social Capital. Penelitian ini bertujuan untuk mengisi kesenjangan dalam literatur dengan membahas kontribusi ilmiah dan menyoroti isu-isu utama dari temuan penelitian yang ada dalam hal peran Modal Sosial sebagai anteseden dan konsekuensi dalam Born Global. Tulisan ini membahas bagaimana mempersempit temuan dengan menghubungkan Born Global dengan Modal Sosial, khususnya dalam hal pendiri. Pembatasan yang kami lakukan ini akan berbeda dengan penelitian Born Global sebelumnya, kembali mengacu pada pendapat Nahapiet dan Ghoshal (1998) yang membahas tentang bagaimana peran Social Capital dapat menjadikan sumber Social Capital individu menjadi penerus Born Global. Penelitian ini mengelompokkan variabel Born Global dan pemerataan Modal Sosial agar dapat membahas lebih detail mengenai peran Modal Sosial terhadap Born Global. Penelitian menemukan bahwa para pendiri Modal Sosial tidak hanya mampu menjadi sarana kesuksesan perusahaan, namun juga mampu menjadikan iklim organisasi lebih berorientasi eksternal; mekanisme ini menyebabkan kinerja organisasi meningkat.

Meskipun penelitian yang ada telah menawarkan wawasan berharga melalui literatur Born Global, khususnya mengenai internasionalisasi, hubungan, pengetahuan, dan pengembangannya, semua penelitian ini telah membahas kerangka jaringan dan faktor-faktor seperti Modal dan Jejaring Sosial terlokalisasi di negara tertentu. Hanya sedikit penelitian yang melakukan tinjauan sistematis terhadap jaringan dan Modal Sosial perusahaan Born Global. Makalah ini memberikan informasi yang lebih komprehensif mengenai teori, tema, metode yang digunakan, outlet publikasi, negara, dan artikel berdampak dalam jaringan dan literatur yang ada. Pertanyaan penelitian pada penelitian ini adalah sebagai berikut: Pertama, apa saja anteseden yang digunakan dalam penelitian internasionalisasi Born Global, baik dalam penelitian kuantitatif maupun kualitatif? Kedua, bagaimana proses klasterisasi Social Capital to Born Global berdasarkan penelitian yang sudah ada? Bagaimana tingkat atau klaster Modal Sosial dalam mendukung proses Born Global berdasarkan temuan penelitian yang ada? Ketiga, apa peluang penelitian lebih lanjut untuk mengembangkan dan memperluas literatur Modal Sosial dan Born Global?

Untuk menjawab pertanyaan penelitian, penelitian ini menggunakan systematic literature review (SLR) (Tranfield et al., 2003). Artikel database diambil dari jurnal kuartil (Q1, Q2, dan Q3) serta literatur bahasa Inggris di database Scopus dari tahun 2003 hingga 2020. Penelitian ini juga menggunakan penilaian studi dan analisis mendalam terhadap makalah terpilih melalui tabulasi ekstrak dari makalah yang dipilih untuk menjawab pertanyaan penelitian. Penelitian yang ada telah menyajikan definisi Modal Sosial dan Born Global, dan penelitian ini menawarkan wawasan baru mengenai pengetahuan yang ada karena Modal Sosial harus didiskusikan sebagai pendahuluan independen dalam proses Born Global. Secara praktis, temuan penelitian ini dapat membantu para praktisi dalam mengidentifikasi di mana dan bagaimana Modal Sosial mereka dapat mendukung proses Born Global pada tingkat individu, divisi, dan perusahaan.

Implikasi penelitian ini terbagi menjadi dua kategori yaitu implikasi penelitian dan implikasi praktis. Implikasi penelitian mengacu pada temuan klasterisasi pada yayasan mikro Modal Sosial yang dikategorikan ke dalam level individu, divisi, dan organisasi. Temuan klaster Modal Sosial ini belum dibahas dalam penelitian yang ada. Temuan ini menawarkan peluang untuk meneliti klaster Modal Sosial dalam penelitian masa depan. Dalam hal implikasi praktis, penelitian ini menawarkan wawasan bagi wirausahawan, manajer, dan direktur, yang harus lebih peduli dengan Modal Sosial perusahaan Born Global, khususnya dalam hal posisi strategis dan landasan mikronya. Dalam penelitian ini, wirausahawan dapat mengidentifikasi pada tingkat mana Modal Sosial mereka dapat dioptimalkan untuk mendukung internasionalisasi perusahaan Born Global. Jika internasionalisasi ini terjadi pada tingkat individu atau divisi, manajer atau tim pemasaran dapat diberikan tantangan dan penghargaan ketika mereka mencapai potensi jaringan bisnis domestik dan internasional. Jika internasionalisasi terjadi pada tingkat perusahaan atau organisasi, pengusaha dapat bergabung dengan asosiasi bisnis dan pameran internasional, yang merupakan salah satu strategi Modal Sosial yang paling efektif berdasarkan karakteristik masing-masing perusahaan Born Global.

Implikasi manajerial terkait dengan emerging market sebagai dampak anteseden, bagi para pendiri UKM di negara berkembang perlu memetakan anteseden yang mampu memanfaatkan Born Global di emerging market. Hasil penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa pemimpin yang memiliki Modal Sosial yang baik akan mampu membangun Modal Sosial organisasi untuk menciptakan pasar berkembang. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa percepatan emerging market ditentukan oleh model bisnis yang dibangun oleh organisasi, keakuratan model bisnis akan menentukan seberapa cepat UKM/organisasi dapat menemukan pasar baru. Hennart juga menekankan pentingnya pasar niche, berupa produk atau layanan unik yang dibutuhkan masyarakat global dalam menciptakan pasar berkembang.

Wawasan terhadap pengetahuan yang ada sebagai Modal Sosial harus didiskusikan sebagai pendahuluan independen dalam proses Born Global. Secara praktis, temuan penelitian ini dapat membantu para praktisi dalam mengidentifikasi di mana dan bagaimana Modal Sosial mereka dapat mendukung proses Born Global pada tingkat individu, divisi, dan perusahaan.

Penulis: Prof. Badri Munir Sukoco, S.E., MBA., Ph.D.

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di:

https://journals.sagepub.com/doi/10.1177/21582440241257356