Universitas Airlangga Official Website

Nanopartikel Perak untuk Pengelolaan Air Limbah

Industrialisasi yang meningkat pesat memiliki keuntungan bagi manusia, akan tetapi juga membawa konsekuensi berupa kerusakan lingkungan. Pencemaran yang ditimbulkan oleh beberapa industri, antara lain industri zat pewarna, menghasilkan sejumlah besar air limbah yang mengandung pewarna dan bahan kimia berbahaya yang dialirkan ke lingkungan sebagai limbah industri. Sementara itu, permintaan akan air bersih, serta masalah pencemaran sampah organik di waduk dan sungai, merupakan tantangan kritis untuk pembangunan yang tepat dan berkelanjutan.

Nanoteknologi adalah jalur yang efisien dan efektif untuk meningkatkan pengolahan air limbah. Sifat permukaan yang efektif dan aktivitas kimia partikel nano memberi mereka kesempatan yang lebih baik dalam menghilangkan atau menurunkan bahan pewarna dari pengolahan air limbah.

AgNPs (partikel nano perak) adalah nanopartikel yang efisien untuk pengolahan limbah zat pewarna yang telah dieksplorasi dalam banyak penelitian. Aktivitas antimikroba AgNP terhadap beberapa patogen telah dikenal baik di sektor kesehatan dan pertanian.

Artikel ini merangkum aplikasi partikel berbasis nanosilver dalam proses penghilangan/degradasi pewarna, sebagai strategi pengelolaan air yang efektif, dan bidang pertanian.

Penulis: Herri Trilaksana, SSi., MSi., PhD.

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di: Palani, G.; Trilaksana, H.; Sujatha, R.M.; Kannan, K.; Rajendran, S.; Korniejenko, K.; Nykiel, M.; Uthayakumar, M. Silver Nanoparticles for Waste Water Management. Molecules 2023, 28, 3520. https://doi.org/10.3390/molecules28083520