Periodontitis merupakan suatu keradangan yang umum terjadi dalam rongga mulut di hampir seluruh dunia, periodontitis ini dapat menyebabkan kerusakan yang besar yaitu kehilangan gigi. Periodontitis disebabkan oleh bakteri pada plak gigi dan berhubungan dengan akumulasi plak yang merupakan factor etiologic utama dari periodontitis. Porphyromonas gingivalis (P.gingivalis) merupakan salah satu bakteri patogen terpenting penyebab periodontitis. Infeksi oleh P. gingivalis akan mengakibatkan kehilangan tulang alveolar, dan secara signifikan akan meningkatkan aktivitas osteoklas, meningkatkan ekspresi IL-17, IL-1-þ dan RANKL. Ekstrak kulit manggismengandung xanthone, flavonoid, saponin, tanin, fenol, gartanin, garcinon, vitamin B1, B2, terpene, antocyanin dan beberapa bahan biologi aktif lainnya yang mendukung sebagai bahan pengobatan. Xantone mempunyai kemampuan untuk melakukan regulasi dan mengurangi dan mencegah kerusakan oksidatif akibat adanya Reactive Oxygen Species (ROS).
Sistem penghantaran obat berbasis Nano memberikan peluang baru untuk pengobatan penyakit mulut yang efektif dan spesifik. Nano emulsi merupakan nano tehnologi maju yang menggunakan pembawa dan meningkatkan bioavailabilitas pada obat dan bahan terapi. Nanoemulsi mempunyai sifat stabil secara termodinamika dengan berbasis lipi sebagai system penghantaran obat dan partikelnya diukur pada skala nanometer.
Mukoadhesif merupakan salah satu sistem distribusi obat lokal yang mempunyai system penghantaran yang aman dibandingkaan dengan system pada obat yang lainnya. Terdapat beberapa keuntungan dibandingkan sistem konvensional, yaitu kemampuan mengontrol pelepasan dosis obat pada lokasi spesifik dengan retensi waktu dari obat pada tempat target. Salah satu keuntungan paling signifikan dari sistem ini adalah dapat menghindari fase pertama metabolisme. Pada penelitian ini, Tikus Wistar jantan (Rattus Norvegicus) berusia 5-6 bulan sebanyak 60 ekor yang dibagi dalam 12 kelompokdiadaptasi selama 7 hari di dalam kandang di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga. Sebelum dilakukan aplikasi patch mukoadhesif, hewan coba dianestesi dengan injeksi ketamin 10% 0,1ml/100 gram berat badan. Aplikasi patch mukoadhesif dilakukan pada gingiva gigi insisivus rahang bawah yang telah diinduksi bakteri P.gingivalis Patch mukoadhesif yang mengandung antibiotik doksisiklin 0,7% untuk kelompok kontrol positif, ekstrak kulit manggis 4% untuk kelompok perlakuan I, dan nano-emulsi 4% ekstrak kulit manggis untuk kelompok perlakuan II diterapkan dan dipertahankan di daerah periodontitis tikus selama 1 jam/hari selama 3 hari. Sebelum pengambilan jaringan pada hewan coba, dilakukan injeksi dengan ketamin (0,4 mL/100 g) pada hari ke 3, 5, dan 7 setelah perawatan, diikuti oleh biopsi regio anterior mandibula. Langkah selanjutnya melakukan pewarnaan haematoksilin eosin (HE) dan pewarnaan imunohistokimia (IHK) untuk menghitung ekspresi dari TNF-œ, RANKL dam IL-10. Kesimpulan dari penelitian ini : Patch mukoadhesif dengan nanoemulsi ekstrak kulit buah manggis mempunyai kemampuan terapi untuk periodontitis dengan adanya penurunan ekspresi TNF-œ, dan RANKL serta peningkatan ekspresi IL-10.
Penulis : Dr. Rini Devijanti Ridwan drg.,MKes
Informasi dan detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di :
Nano-emulsion of mangosteen rind extract in a mucoadhesive patch for
periodontitis regenerative treatment: An in vivo study
Mohammed A. Aljuanid, Huda R. Qaid, Dur M. Lashari, Rini D. Ridwan, Hendrik S. Budi, Baleegh A. Alkadasi, Yeka Ramadhani, dan Riski Rahmasari.





