UNAIR NEWS – Sebanyak 15 usaha mikro kecil (UMKM) di wilayah Surabaya, Sidoarjo, dan Mojokerto mendapatkan pendampingan intensif dari mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (UNAIR). Hal tersebut merupakan bagian dari Program Pengabdian Masyarakat (Pengmas) Peduli UMK Vol. 2 yang berlangsung dari Selasa (8/7/2025) hingga Jumat (8/8/2025).
Implementasi Strategi Pengembangan UMKM
Banyak pelaku UMKM di Surabaya, Sidoarjo, dan Mojokerto belum memiliki strategi pemasaran digital dan pencatatan keuangan yang rapi. Kondisi ini mendorong lahirnya program pendampingan UMKM.
Lima mahasiswa FEB UNAIR, Putri Zahra, Cornelia Shinta, Nesty Maurilla, Siti Nur, dan Kenaya Dian menjadi salah satu tim mahasiswa yang turun langsung mendampingi UMKM. Mereka mendorong UMKM untuk memanfaatkan digitalisasi dalam pemasaran dan keuangan.
“Banyak UMKM masih mengandalkan promosi dari mulut ke mulut. Padahal, dengan branding yang tepat di media sosial, mereka bisa memperluas pangsa pasar dan meningkatkan daya saing,” jelas Cornelia Shinta.
Proses Pendampingan UMKM
Mahasiswa mendatangi lokasi usaha untuk pendampingan secara langsung. Di lokasi, mahasiswa melakukan wawancara dan pemetaan masalah. Setelah pemetaan masalah, mahasiswa mengadakan diskusi bersama pemilik usaha untuk merumuskan dan mengimplementasikan solusi sesuai kebutuhan UMKM. “Setiap anggota tim mahasiswa FEB UNAIR menerapkan solusi yang berbeda sesuai permasalahan dan kebutuhan utama masing-masing UMKM,” ucap Cornelia Shinta
Hasil pendampingan mulai terlihat nyata di berbagai sektor UMKM. Pada sektor jasa, Laundry 243 kini memiliki akun Google Business Profile dan aktif mengunggah konten promosi di Instagram serta TikTok. Di sektor makanan, Kedai Pempek Ladas telah bertransformasi dengan menggunakan menu digital dan fisik yang lebih menarik secara desain. Berbagai UMKM lain pun mendapatkan solusi sesuai kebutuhan utama mereka
Selaras dengan nilai SDGs
Mahasiswa FEB UNAIR tidak hanya mendampingi UMKM, tetapi juga menggelar sosialisasi di lima SMA di Surabaya, Sidoarjo, dan Mojokerto. Kegiatan ini mengenalkan FEB UNAIR sekaligus menyampaikan prinsip usaha berkeadilan sesuai arahan KPPU. Dengan demikian, program ini tak hanya mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi, namun juga beberapa poin SDGs, yaitu 1, 4, 8, dan 17.
Penulis: Rosa Maharani
Editor: Yulia Rohmawati





