Universitas Airlangga menyelenggarakan pelatihan manajemen krisis sebagai upaya meningkatkan kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi berbagai tantangan komunikasi dan dinamika isu di era digital. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen universitas dalam membangun tata kelola informasi yang responsif, adaptif, dan profesional guna menjaga reputasi institusi di tengah arus informasi yang berkembang sangat cepat.
Pelatihan tersebut diikuti oleh sivitas akademika dan tenaga kependidikan dari berbagai unit kerja di lingkungan universitas. Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai identifikasi potensi krisis, strategi mitigasi, teknik komunikasi publik, serta langkah penanganan krisis secara terstruktur dan terkoordinasi. Materi yang diberikan juga menyoroti pentingnya kecepatan respons, akurasi informasi, dan sinergi antarunit dalam menghadapi situasi yang berpotensi memengaruhi citra institusi.
Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti simulasi penanganan krisis dan studi kasus yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan analisis serta pengambilan keputusan dalam kondisi tekanan tinggi. Suasana pelatihan berlangsung interaktif dengan diskusi dan pertukaran pengalaman terkait tantangan komunikasi yang dihadapi di lingkungan kerja masing-masing.
Melalui pelatihan manajemen krisis ini, Universitas Airlangga berharap seluruh peserta dapat memperkuat kapasitas komunikasi strategis serta membangun budaya kerja yang tangguh, kolaboratif, dan siap menghadapi berbagai kemungkinan krisis di masa mendatang.





